Headline Nasional

Prabowo dan Presiden Mesir El-Sisi Sepakati 4 Kerja Sama, Bahas Palestina hingga Sungai Nil

Presiden RI Prabowo Subianto mengantar langsung kepulangan Presiden Republik Arab Mesir, Abdel Fattah El-Sisi di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (11/10/2026).(Sekretariat Presiden RI)

Jakarta, TERITORIAL.COM – Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi menggelar pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (11/10/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan hubungan kedua negara, mulai dari ekonomi, investasi, pertahanan, pendidikan, hingga isu internasional, termasuk konflik Palestina dan persoalan hak atas air Sungai Nil.

Kunjungan kenegaraan El-Sisi ke Indonesia berlangsung pada 10–11 Oktober 2026. Pertemuan dengan Prabowo menjadi salah satu agenda utama untuk memperkuat kemitraan strategis Indonesia dan Mesir.

Kedatangan El-Sisi di Istana Merdeka disambut dengan upacara kenegaraan. Rombongan Presiden Mesir juga mendapat pengawalan pasukan berkuda dan motoris. Sejumlah pelajar dan masyarakat turut menyambut kedatangannya di sepanjang kawasan Monumen Nasional (Monas) hingga Istana Merdeka.

Prabowo menyambut langsung El-Sisi di halaman Istana Merdeka. Kedua pemimpin kemudian mengikuti upacara penyambutan resmi sebelum melanjutkan pertemuan bilateral bersama delegasi masing-masing negara.

Prabowo dan El-Sisi Sepakati Empat Nota Kesepahaman

Pertemuan bilateral tersebut menghasilkan empat nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) yang mencakup sejumlah bidang kerja sama.

Berikut empat kesepakatan yang diumumkan kedua negara:

  1. Rencana aksi kemitraan strategis, melalui nota kesepahaman antara Kementerian Luar Negeri Indonesia dan Kementerian Luar Negeri Mesir.
  2. Pembebasan visa, bagi pemegang paspor diplomatik, paspor dinas, dan paspor khusus.
  3. Kerja sama statistik, untuk memperkuat kolaborasi kedua negara di bidang statistik.
  4. Kerja sama kelautan dan perikanan, melalui nota kesepahaman antara Kementerian Kelautan dan Perikanan Indonesia dan pihak Mesir.

Prabowo mengatakan, hubungan Indonesia dan Mesir juga mencakup berbagai bidang lain, seperti investasi, industri pertahanan, perdagangan, dan ekonomi.

“Kunjungan ini telah menghasilkan sejumlah kesepakatan bilateral. Kerja sama kelautan perikanan, kerja sama statistik, kerja sama investasi, kerja sama industri pertahanan, kerja sama perdagangan dan ekonomi, serta rencana aksi kemitraan strategis,” kata Prabowo dalam pernyataan pers bersama.

Ia menegaskan, kesepakatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas hubungan bilateral agar memberikan manfaat bagi kedua negara.

Indonesia dan Mesir Dorong Investasi serta Perdagangan

Di sektor ekonomi, Prabowo menyambut baik inisiatif pembentukan joint investment fund atau dana investasi bersama yang melibatkan lembaga investasi kedua negara.

Dana tersebut direncanakan untuk mendorong investasi pada proyek-proyek strategis di Indonesia dan Mesir. Namun, pembentukan dana investasi itu merupakan inisiatif yang didorong kedua negara dan tidak termasuk dalam empat nota kesepahaman yang diumumkan.

Selain investasi, Indonesia dan Mesir juga mendorong pembentukan Economic Partnership Agreement (EPA) atau perjanjian kemitraan ekonomi.

Prabowo berharap perjanjian tersebut dapat membuka peluang yang lebih luas bagi akses pasar, investasi, dan keterlibatan pelaku usaha dari kedua negara.

Kerja sama ekonomi ini menjadi salah satu bagian dari penguatan kemitraan strategis Indonesia–Mesir. Kedua negara juga menilai komunikasi dan konsultasi secara berkala penting untuk menjaga hubungan bilateral serta memperkuat koordinasi dalam menghadapi perkembangan regional dan internasional.

Kerja Sama Pertahanan dan Kelautan Diperkuat

Di bidang pertahanan, Prabowo dan El-Sisi membahas peningkatan kerja sama, khususnya dalam industri pertahanan, pendidikan, serta pelatihan bersama.

Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Mesir atas dukungan dan fasilitas yang diberikan kepada kapal-kapal TNI Angkatan Laut yang menjalankan misi perdamaian di Timur Tengah.

Sementara itu, kerja sama kelautan dan perikanan diarahkan untuk mendukung pengelolaan sumber daya laut secara berkelanjutan.

Prabowo menyebut kedua negara sepakat memperkuat konservasi sumber daya laut, memberantas praktik penangkapan ikan ilegal atau illegal fishing, serta meningkatkan pertukaran pengetahuan dan keahlian.

Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperkuat kemampuan kedua negara dalam mengelola sektor kelautan dan perikanan sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya laut.

Indonesia dan Mesir Perluas Kerja Sama Pendidikan

Bidang pendidikan juga menjadi perhatian dalam pertemuan kedua kepala negara.

Prabowo menyebut banyak mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Mesir. Ia berharap jumlah mahasiswa Indonesia yang melanjutkan pendidikan ke negara tersebut dapat terus meningkat.

Indonesia juga menyatakan kesiapan untuk memperluas kerja sama pendidikan melalui pertukaran mahasiswa, kemitraan antaruniversitas, serta penelitian bersama.

Selain itu, kedua negara menjajaki peluang kerja sama di berbagai bidang pendidikan lainnya, termasuk kemungkinan keterlibatan lembaga pendidikan dan tenaga pengajar Mesir di Indonesia.

Prabowo turut mengapresiasi tawaran Mesir untuk menambah beasiswa bagi mahasiswa Indonesia, terutama dalam bidang kedokteran, teknik, dan sains.

Penguatan hubungan pendidikan ini diharapkan dapat memperluas kesempatan belajar bagi mahasiswa sekaligus mendorong pertukaran pengetahuan antara kedua negara.

Prabowo dan El-Sisi Tegaskan Dukungan untuk Palestina

Selain membahas kerja sama bilateral, Prabowo dan El-Sisi bertukar pandangan mengenai situasi di Timur Tengah, terutama konflik Palestina.

Prabowo menegaskan bahwa Indonesia tetap mendukung penyelesaian konflik melalui solusi dua negara atau two-state solution. Pendekatan tersebut menekankan terwujudnya negara Palestina yang merdeka dan hidup berdampingan secara damai dengan Israel.

“Indonesia apalagi, tetap berpandangan bahwa terwujudnya negara Palestina berdasarkan solusi dua negara adalah satu-satunya jalan untuk mencapai perdamaian di kawasan tersebut,” ujar Prabowo.

Kedua pemimpin juga mengecam pembangunan permukiman Israel yang dinilai ilegal di wilayah Tepi Barat. Menurut Prabowo, pembangunan permukiman tersebut dan berbagai tindakan lain yang memperburuk keadaan dapat semakin menghambat upaya perdamaian.

Prabowo turut menyampaikan keprihatinan terhadap kekerasan, operasi militer, serta tindakan yang dinilai melanggar hukum internasional dan memperburuk situasi kemanusiaan di Palestina.

Indonesia dan Mesir menegaskan komitmen untuk terus berkontribusi dalam mendorong proses perdamaian dan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina, termasuk mendukung pemulihan dan rekonstruksi Gaza.

Kedua negara juga mendorong penurunan ketegangan atau deeskalasi konflik di Timur Tengah. Prabowo menilai peningkatan konflik berisiko mengancam keselamatan warga sipil, mengganggu stabilitas kawasan, dan menimbulkan dampak terhadap perekonomian global.

Karena itu, Indonesia dan Mesir menekankan pentingnya pengendalian diri, penghormatan terhadap kedaulatan negara dan hukum internasional, serta penyelesaian persoalan melalui dialog dan diplomasi.

Indonesia Dukung Mesir dalam Persoalan Sungai Nil

Persoalan hak atas air Sungai Nil turut menjadi pembahasan dalam pertemuan Prabowo dan El-Sisi.

Prabowo menyampaikan dukungan Indonesia terhadap upaya Mesir untuk mengamankan haknya atas sumber air tersebut. Sungai Nil merupakan sumber air penting bagi Mesir, sementara pemanfaatan dan pengelolaannya menjadi persoalan yang melibatkan sejumlah negara di kawasan.

Salah satu isu yang berkaitan dengan persoalan tersebut adalah pembangunan Grand Ethiopian Renaissance Dam (GERD) di Ethiopia. Bendungan ini menjadi perhatian Mesir karena berkaitan dengan pengelolaan aliran air Sungai Nil dan kepentingan negara-negara yang bergantung pada sumber air tersebut.

“Kami berharap semua pihak mengutamakan kepentingan bersama di kawasan tersebut. Indonesia juga akan mendukung upaya Mesir untuk mengamankan hak atas airnya,” kata Prabowo.

Ia juga menyampaikan keprihatinan apabila terdapat tindakan yang melanggar hukum internasional atau mengurangi hak suatu bangsa untuk memperoleh kepastian atas sumber air.

Prabowo berharap persoalan Sungai Nil dapat diselesaikan dengan mengedepankan kepentingan bersama dan penghormatan terhadap hukum internasional.

Prabowo Sebut Kunjungan El-Sisi sebagai Kehormatan

Prabowo menyebut kunjungan kenegaraan El-Sisi ke Indonesia sebagai sebuah kehormatan. Kunjungan tersebut juga menjadi kunjungan balasan setelah Prabowo melakukan kunjungan ke Mesir pada Desember 2024, April 2025, dan Oktober 2025.

Menurut Prabowo, hubungan Indonesia dan Mesir memiliki kedekatan historis yang perlu terus diperkuat melalui kerja sama konkret di berbagai sektor.

Ia berharap kunjungan tersebut dapat semakin mempererat hubungan kedua negara dan membuka peluang kolaborasi yang lebih luas pada masa mendatang.

Prabowo juga menyampaikan harapan agar El-Sisi kembali berkunjung ke Indonesia bersama keluarganya.

“Anggaplah Indonesia adalah rumah Presiden El-Sisi yang kedua,” ujar Prabowo.

Ia berharap kedua negara dapat terus mempererat hubungan, memperkuat komunikasi, dan meningkatkan kerja sama untuk menghadapi berbagai tantangan bersama.

Melalui pertemuan tersebut, Indonesia dan Mesir menegaskan komitmen untuk mengembangkan kemitraan strategis yang mencakup kepentingan bilateral, regional, dan internasional.

Kayla Dikta Alifia

About Author

You may also like

Nasional

Munas NU Sepakat Tingkatkan Kontribusi Memperkokoh Nilai Kebangsaan

Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Musyawarah Besar NU dari waktu ke waktu selalu memberi kontribusi penting bagi bangsa Indonesia. Tema
Nasional

Kedubes AS sampaikan penolakan Panglima TNI kesalahan administratif

Jakarta, Teritorial.com- Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Jakarta menyampaikan bahwa penolakan masuk Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo ke wilayah AS