Jakarta, TERITORIAL.COM – Presiden FIFA Gianni Infantino akan menyaksikan langsung final perdana FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia dan Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026).
Infantino dijadwalkan menyaksikan laga tersebut bersama Presiden Prabowo Subianto. Kehadiran keduanya menjadi bagian dari rangkaian penutupan turnamen yang untuk pertama kalinya digelar sebagai FIFA ASEAN Cup.
Infantino tiba di Jakarta melalui Bandara Halim Perdanakusuma pada Minggu (4/10/2026) sore. Ia kemudian disambut Ketua Umum PSSI Erick Thohir.
Setelah tiba di Indonesia, Infantino bersama Erick meninjau langsung kesiapan SUGBK yang akan menjadi lokasi pertandingan final sekaligus upacara penutupan FIFA ASEAN Cup 2026. Peninjauan dilakukan pada Minggu malam untuk memastikan kesiapan stadion menjelang laga puncak.
Final Indonesia melawan Thailand menjadi laga penentu juara pertama FIFA ASEAN Cup. Turnamen ini merupakan edisi perdana dan diikuti 14 negara yang terbagi dalam dua divisi. Untuk FIFA ASEAN Cup di Indonesia, delapan tim bersaing di Divisi 1, sementara FIFA ASEAN Challenge Cup berlangsung di Hong Kong.
Indonesia memastikan tempat di final setelah tampil impresif pada pertandingan terakhir fase grup dengan mengalahkan Bangladesh 9-2. Hasil tersebut membawa skuad Garuda melaju ke partai puncak sekaligus menjadi tim dengan jumlah gol terbanyak pada fase grup.
Sementara itu, Thailand menjadi finalis setelah memastikan posisi teratas Grup B. Thailand sebelumnya mengalahkan Vietnam 1-0 melalui gol jarak jauh Sarach Yooyen dan memastikan tiket ke final.
Pertandingan final dijadwalkan berlangsung di SUGBK pada Senin malam. Sebelum final, Vietnam dan Malaysia akan lebih dulu bertanding untuk memperebutkan posisi ketiga.
Kehadiran Infantino menambah perhatian terhadap partai puncak tersebut. Selain menyaksikan pertandingan, kunjungannya ke Indonesia menjadi bagian dari rangkaian agenda FIFA dalam pelaksanaan edisi perdana FIFA ASEAN Cup.
FIFA sebelumnya menyatakan turnamen ini digelar untuk memperkuat hubungan sepak bola di kawasan Asia Tenggara sekaligus memberikan kesempatan bagi tim nasional di kawasan tersebut untuk menjalani pertandingan kompetitif dalam kalender pertandingan internasional FIFA.

