NAGoya – Kontingen Indonesia berpeluang menambah perolehan medali emas pada Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang, Jumat (23/10/2026). Salah satu peluang terbesar datang dari cabang para bulu tangkis yang menempatkan wakil Merah Putih dalam lima pertandingan final.
Berdasarkan jadwal pertandingan, lima final para bulu tangkis tersebut digelar di Ichinomiya City Municipal Gymnasium mulai pukul 09.00 hingga 15.00 waktu Jepang. Sejumlah atlet andalan Indonesia, termasuk Leani Ratri Oktila dan Fredy Setiawan, akan berjuang memperebutkan medali emas.
Leani dijadwalkan tampil dua kali, yakni pada final tunggal putri SL4 dan ganda campuran SL3-SU5. Sementara itu, Fredy akan bersaing di final tunggal putra SL4.
Jadwal Lima Final Para Bulu Tangkis Indonesia
Perjuangan Indonesia di final para bulu tangkis akan dibuka oleh Leani Ratri Oktila. Ia dijadwalkan menghadapi atlet China, Cheng Hefang, dalam final tunggal putri SL4 pada pukul 09.00 waktu Jepang.
Satu jam kemudian, giliran Fredy Setiawan yang turun di final tunggal putra SL4. Ia akan menghadapi wakil India, Naveen Sivakumar, dalam pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pukul 10.00.
Leani kembali bertanding pada pukul 13.00 bersama Hikmat Ramdani di final ganda campuran SL3-SU5. Keduanya akan berhadapan dengan pasangan India, Thulasimathi dan Nitesh Kumar.
Peluang medali emas berikutnya datang dari pasangan Subhan dan Rina Marlina. Mereka dijadwalkan menghadapi pasangan China, Lin Shuangao dan Zeng Qingtao, pada final ganda campuran SH6 pukul 14.00.
Sementara itu, Suryo Nugroho dan Muhammad Al Imran akan menutup rangkaian final para bulu tangkis Indonesia. Mereka dijadwalkan bertemu pasangan Korea Selatan, Shin Kyung Hwan dan Cho Nadan, dalam final ganda putra SL3-SU5 pukul 15.00.
Lima pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menambah koleksi emas sebelum Asian Para Games 2026 berakhir pada Sabtu (24/10/2026).
Para Panahan Berpeluang Menambah Medali
Selain para bulu tangkis, Indonesia juga memiliki peluang meraih medali dari cabang para panahan.
Pasangan Kholidin dan Setiawan dijadwalkan menghadapi wakil Korea Selatan dalam perebutan medali perunggu nomor recurve ganda putra pada pukul 09.50 waktu Jepang.
Kholidin kemudian kembali beraksi bersama Noviera Ross di nomor recurve beregu campuran. Mereka akan menghadapi Iran pada babak semifinal pukul 13.15.
Jika berhasil memenangi pertandingan tersebut, pasangan Indonesia akan melanjutkan perjuangan ke final yang dijadwalkan berlangsung pukul 14.05. Hasil pertandingan semifinal akan menentukan apakah Indonesia berpeluang merebut emas atau harus bertanding untuk medali perunggu.
Indonesia Tampil di Semifinal Para Tenis Meja
Dari cabang para tenis meja, pasangan Adyos Astan dan Yayang Gunaya dijadwalkan menghadapi wakil tuan rumah Jepang, Yuichiro Kitagawa dan Kazuki Shichino.
Pertandingan semifinal ganda putra MD8 tersebut dijadwalkan berlangsung pukul 09.30 waktu Jepang. Kemenangan akan membuka jalan bagi pasangan Indonesia untuk melaju ke partai berikutnya dan memperbesar peluang meraih medali.
Para Balap Sepeda Gelar Final Road Race
Cabang para balap sepeda juga menjadi bagian dari agenda pertandingan Indonesia pada Jumat.
Muhammad Fadli Imammuddin dan Sufyan Saori dijadwalkan tampil pada nomor road race putra C4-C5 pukul 14.00 waktu Jepang.
Keduanya akan berusaha memberikan hasil terbaik dalam nomor balap jalan raya yang menguji ketahanan fisik, kecepatan, dan strategi selama perlombaan.
Saptoyogo Purnomo Perkuat Indonesia di Para Atletik
Persaingan pada cabang para atletik turut menjadi perhatian Indonesia. Saptoyogo Purnomo dijadwalkan tampil pada nomor lari 200 meter putra T37, kemudian memperkuat tim estafet universal 4×100 meter.
Dalam nomor estafet tersebut, Saptoyogo akan bergabung dengan Jaenal Aripin, Nanda Sholihah, dan Ni Made Arianti Putri. Tim Indonesia dijadwalkan bertanding pada pukul 20.06 waktu Jepang.
Selain Saptoyogo, sejumlah atlet Indonesia juga masuk dalam agenda pertandingan para atletik, yakni Maria Yati pada nomor 5.000 meter putri T54, Suparni Yati pada tolak peluru putri F20, dan Ansyari pada lempar lembing putra F40/F41.
Indonesia juga mengandalkan Rica Oktavia pada lompat jauh putri T20, Alfin Nomleni pada lari 1.500 meter putra T20, serta Partin pada nomor 100 meter putra T63.
Jadwal pertandingan para atletik dapat mengalami penyesuaian sesuai pembaruan resmi penyelenggara. Karena itu, jadwal terbaru perlu menjadi acuan untuk memastikan nomor dan waktu pertandingan masing-masing atlet.
Para Renang dan Cabang Lainnya
Peluang Indonesia juga datang dari cabang para renang. Maulana Rifky Yavianda dijadwalkan berlomba pada final 100 meter gaya kupu-kupu putra S12 pukul 19.31 waktu Jepang.
Tim Indonesia juga dijadwalkan tampil dalam final estafet campuran 4×100 meter gaya bebas 34 poin pada pukul 20.30.
Di luar cabang-cabang tersebut, kontingen Indonesia masih memiliki agenda pertandingan dari para boccia, para anggar, dan para angkat berat.
Dengan banyaknya atlet yang bertanding di berbagai cabang, Jumat menjadi salah satu hari penting bagi Indonesia untuk mengoptimalkan peluang medali di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026.
Meski demikian, peluang medali tetap bergantung pada hasil pertandingan. Perolehan akhir baru dapat dipastikan setelah seluruh nomor terkait selesai dipertandingkan dan hasil resminya diumumkan penyelenggara.

