Wellness

Musim Hujan Datang Eksim Menyerang, Ini Alasan Kulit Jadi Sensitif dan Cara Merawatnya

Musim Hujan Datang Eksim Menyerang, Ini Alasan Kulit Jadi Sensitif dan Cara Merawatnya

TERITORIAL.COM, JAKARTA – Musim hujan seringkali dianggap sebagai waktu yang menenangkan. Namun, bagi sebagian orang, cuaca lembap dan dingin justru membawa masalah baru bagi kesehatan kulit, salah satunya adalah eksim.

Eksim atau dermatitis atopik adalah kondisi peradangan kulit yang membuat area tertentu menjadi merah, gatal, kering, hingga pecah-pecah.

Mengapa kondisi ini justru makin parah saat musim hujan? Mari kita bedah lebih dalam.

Banyak yang mengira eksim hanya dipicu oleh udara panas. Faktanya, perubahan cuaca yang ekstrem di musim hujan memiliki peran besar.

Saat musim hujan tingkat kelembapan jadi lebih tinggi. Udara yang lembap memicu pertumbuhan jamur dan tungau debu, yang merupakan alergen utama penyebab eksim kambuh.

Tak hanya itu, udara dingin saat musim hujan dapat menyerap kelembapan alami kulit, membuatnya kering dan mudah teriritasi.

Gejala Eksim yang Perlu Kamu Waspadai

Setiap orang mungkin merasakan gejala yang berbeda, namun secara umum tanda-tandanya meliputi:

  • Rasa gatal yang hebat, terutama di malam hari.
  • Bercak merah hingga kecokelatan pada tangan, kaki, pergelangan kaki, leher, atau lipatan siku.
  • Kulit menebal, pecah-pecah, dan bersisik.
  • Benjolan kecil yang mungkin mengeluarkan cairan jika tergaruk.

Tips Ampuh Mengatasi Eksim di Musim Hujan

Agar kulit tetap sehat dan bebas gatal, berikut adalah langkah-langkah praktis yang bisa kamu lakukan:

  • Jaga KelembapanGunakan pelembap (moisturizer) tanpa pewangi segera setelah mandi.
  • Mandi Air Hangat, hindari air yang terlalu panas karena dapat merusak lapisan pelindung kulit.
  • Pilih Bahan Baju, gunakan pakaian berbahan katun yang menyerap keringat dan tidak kasar.
  • Hindari Alergen
  • Pastikan sprei dan lingkungan rumah bersih dari debu atau jamur.

Saat terjadi eksim pada kulit, hindari menggaruk area yang gatal. Menggaruk hanya akan memperparah peradangan dan berisiko menyebabkan infeksi bakteri.

Kapan Harus ke Dokter?Jika rasa gatal mulai mengganggu waktu tidur, timbul nanah (infeksi), atau area kemerahan semakin meluas meskipun sudah menggunakan pelembap, segera konsultasikan dengan dokter spesialis kulit untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat.

(*)

Dinda Tiara

About Author

You may also like

Wellness

5 Posisi Tidur yang Bisa Bikin Asam Lambung Naik, Hindari!

Jakarta, teritorial.com – Asam lambung naik atau gastroesophageal reflux disease (GERD) bisa mengganggu kualitas tidur. Rasa perih di dada, sensasi terbakar di
Wellness

Menkes Budi Sebut Laki-laki dengan Ukuran Celana 33 Lebih Cepat Menghadap Allah

TERITORIAL.COM, Jakarta – Menteri Kesehatan Budi Gunadi sadikin memberi peringatan kepada masyarakat untuk memperhatikan beberapa indikator kesehatan agar terhindar dari