Buka Tes Swab, Menteri Yasona: Semoga Swab Test yang Dilakukan ini Mampu Memutus Mata Rantai COVID-19

0

JAKARTA, Teritorial.com – – Dalam Rangkaian Perayaan Hari Dharma Karyadhika 2020 Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) mengadakan kegiatan “Kumham Peduli, Kumham Berbagi”.

Kegiatan yang dibuka oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly akan dilaksanakan selama empat hari dari 3 November sampai dengan 6 November 2020 akan dilakukan Swab Test bagi seluruh ASN Unit Utama dan Kantor Wilayah DKI Jakarta.

Sebanyak 3.286 peserta swab test dari berbagai Unit Pusat Kemenkumham, terdapat 495 peserta yang melaksanakan swab test dihari pertama dengan rincian 163 peserta dari Sekretariat Jenderal (Setjen), 26 peserta Inspektorat Jenderal (Itjen), 24 peserta dari Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU), 66 peserta dari Direktorat Jenderal  Imigrasi (Ditjenim), 32 peserta dari Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undangan (Ditjen PP), 72 peserta dari Direktorat Jenderal Hak Asasi Manusia (Ditjen HAM), 26 peserta dari Direktorat Kekayaan Intelektual (Ditjen KI), 75 Satpam, 2 Staf Khusus, dan 9 PPNPN.
Dalam kegiatan Kumham Peduli,

Kumham Berbagi terdapat rangkaian acara lainnya yaitu penyerahan alat kesehatan berupa masker dan hand sanitizer bagi ASN Unit Utama dan Kantor Wilayah DKI Jakarta, serta pemberian bantuan kepada anak yatim piatu Yayasan Mizan Amanah Jakarta dan Yayasan Annajah Bekasi merupakan serangkaian kegiatan hari ini selain swab test.

Kegiatan “Kumham Peduli, Kumham Berbagi” merupakan wujud dari kepedulian Kementerian Hukum dan HAM terhadap kesehatan seluruh ASN dan PPNPN yang bekerja dalam melayani masyarakat. Menurut Yasonna Laoly, COVID-19 merupakan musuh yang tak kasatmata. Ia juga berpesan untuk harus cermat dalam berperilaku dengan menerapkan protokol kesehatan secara tertib.
“Corona Virus is the Invisible Enemy.

Kita berperang dengan musuh yang tak kasatmata. Oleh karena itu, untuk mengantisipasi hal ini, kita harus cermat dalam berperilaku, diantaranya menerapkan protokol kesehatan secara tertib. Ini mutlak dilakukan, bukan hanya untuk menjaga kesehatan diri sendiri, tapi juga menjaga kesehatan orang-orang yang kita sayangi, keluarga, rekan kerja, dan lain lain.” Kata Laoly.

Yasonna berharap kegiatan “Kumham Peduli, Kumham Berbagi” ini mampu memutus mata rantai COVID-19 di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM di wilayah DKI Jakarta dan berharap agar seluruh ASN Kementerian Hukum dan HAM tetap sehat, produktif, berkinerja dengan memperhatikan protokol kesehatan.

“Semoga Swab Test yang dilakukan ini mampu memutus mata rantai COVID-19 di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM di wilayah DKI Jakarta, serta seluruh ASN Kementerian Hukum dan HAM tetap sehat, produktif, berkinerja, dengan memperhatikan protokol kesehatan.” Tutup Menkumham.

Share.

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: