TERITORIAL.COM, JAKARTA – Festival Imlek 2577 dan Cap Go Meh 2026 resmi dibuka di Stadion Kridasana, Kota Singkawang, pada Minggu malam, 15 Februari 2026. Sejak sore hari, ribuan warga memadati lokasi untuk menyaksikan pembukaan yang penuh warna dan atraksi seni. Kegiatan ini menjadi awal dari festival tahunan yang menjadi kebanggaan masyarakat lokal sekaligus agenda wisata nasional. Diperkirakan sekitar 5.000 pengunjung hadir menikmati kemeriahan pembukaannya.
Kehadiran Pejabat dan Tokoh Masyarakat
Acara ini dihadiri oleh berbagai pejabat penting dan tokoh lintas etnis, termasuk Wakapolda Kalimantan Barat Brigjen Pol Hindarsono, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie, Kapolres Singkawang AKPB Doddy Yudianto Arruan, serta unsur Forkopimda. Kehadiran para pejabat dan tokoh masyarakat ini menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah, aparat keamanan, dan warga dalam mendukung suksesnya festival Imlek dan Cap Go Meh.
Atraksi Budaya yang Memukau
Pembukaan diawali dengan pertunjukan naga dan barongsai, serta tarian multi etnis yang menampilkan kekayaan budaya Singkawang. Pesta kembang api menerangi langit malam sebagai penanda awal festival. Rangkaian acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan doa, laporan panitia, sambutan Wali Kota, pembukaan simbolis, dan pelepasan lentera sebagai lambang harapan dan keberkahan di tahun baru.
Festival 18 Hari dengan Beragam Agenda
Ketua Panitia menyampaikan bahwa Festival Imlek dan Cap Go Meh 2026 berlangsung selama 18 hari, mulai 15 Februari hingga 4 Maret 2026. Beragam kegiatan telah disiapkan, termasuk pameran budaya dan pembangunan, pertunjukan seni tradisional dan modern, serta Expo UMKM yang melibatkan ratusan pelaku usaha lokal. Tercatat 236 stand UMKM di dalam stadion dan 74 stand di luar, didukung oleh 19 sponsor yang turut memeriahkan festival.
Pesan Wali Kota: Toleransi dan Ekonomi Masyarakat
Dalam sambutannya, Wali Kota Singkawang menekankan pentingnya festival sebagai momen memperkuat toleransi, persaudaraan, dan meningkatkan ekonomi masyarakat. Tahun ini terasa istimewa karena perayaan Imlek dan Cap Go Meh bertepatan dengan bulan suci Ramadan, mencerminkan keharmonisan dan kebersamaan warga Singkawang yang beragam.
Keamanan dan Kelancaran Acara
Untuk menjaga keamanan, Polres Singkawang menurunkan 210 personel yang dipimpin langsung Kapolres, didukung sterilisasi oleh Subden Jibom Detasemen Gegana Sat Brimobda Kalbar. Berkat koordinasi yang baik antara panitia, aparat keamanan, dan pemerintah daerah, pembukaan festival yang berakhir pukul 22.00 WIB berjalan lancar, aman, dan tertib.

