TERITORIAL.COM, JAKARTA – Kampung Tanah Rubuh yang berada di Distrik Manokwari Utara mulai merasakan perubahan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang dijalankan Kodim 1801/Manokwari. Infrastruktur yang sebelumnya terbatas kini perlahan dibenahi demi menunjang aktivitas masyarakat dan meningkatkan kualitas fasilitas umum di wilayah tersebut.
Salah satu pembangunan yang menjadi perhatian adalah pengecoran jalan akses menuju kawasan pantai sepanjang 600 meter. Jalan yang sebelumnya sulit dilalui itu kini mulai diperbaiki agar memudahkan mobilitas warga sehari-hari. Selain akses jalan, program TMMD juga menyentuh sektor pendidikan melalui rehabilitasi SD Inpres 62 Asai yang selama ini membutuhkan perbaikan.
Dansatgas TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari, Davit Sutrisno Sirait, turun langsung meninjau perkembangan pekerjaan di lapangan. “Peninjauan langsung kegiatan pengecoran jalan akses pantai sepanjang 600 meter hingga ke kawasan pesisir untuk memastikan pekerjaan berjalan baik dan memberi manfaat nyata bagi warga Papua“, katanya, Jumat (8/5/2026).
Jalan dan Sekolah Jadi Harapan Baru Warga
Bagi masyarakat Kampung Tanah Rubuh, pembangunan jalan tersebut memiliki arti penting karena menjadi jalur utama menuju kawasan pesisir. Akses itu digunakan warga untuk mendukung kegiatan ekonomi, aktivitas harian, hingga mobilitas antarwilayah di sekitar kampung.
“Harapannya, pembangunan ini benar-benar bisa membantu masyarakat, mempermudah aktivitas warga, dan memberikan manfaat dalam jangka panjang,” ujar Davit di sela kegiatan.
Sementara itu, rehabilitasi SD Inpres 62 Asai juga mulai menunjukkan hasil yang signifikan. Beberapa ruang kelas kini terlihat lebih rapi dan layak digunakan setelah diperbaiki bersama oleh personel Satgas TMMD dan masyarakat setempat. Kehadiran fasilitas pendidikan yang lebih baik diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi para siswa dalam menjalani proses belajar mengajar.
“Kehadiran bangunan sekolah yang lebih baik dan layak diharapkan mampu menghadirkan suasana belajar yang lebih nyaman bagi para siswa. Di wilayah yang masih terus berkembang, fasilitas pendidikan yang layak menjadi harapan penting bagi masa depan anak-anak kampung”, jelasnya.
Gotong Royong Jadi Kekuatan Pembangunan
Selama proses pembangunan berlangsung, suasana kebersamaan terlihat kuat antara warga dan personel TNI. Mereka bekerja bersama menyelesaikan berbagai tahapan pembangunan, mulai dari pengecoran jalan hingga perbaikan fasilitas sekolah.
Menurut Davit, semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan TMMD di Kampung Tanah Rubuh. “Warga dan personel TNI bekerja berdampingan, saling membantu menyelesaikan setiap tahapan pembangunan. Semangat gotong royong itulah yang menjadi kekuatan utama TMMD di Kampung Tanah Rubuh, Manokwari Utara ini,” tuturnya.
Melalui program TMMD ke-128, TNI tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga membangun harapan baru bagi masyarakat Papua. Infrastruktur yang lebih baik dan fasilitas pendidikan yang lebih layak diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas hidup warga di masa mendatang.
“Kebersamaan TNI dan masyarakat Papua dalam sama-sama membangun mulai dari akses jalan yang lebih baik hingga ruang belajar yang lebih layak bagi generasi muda, semoga jadi harapan baru pembangunan Papua yang lebih baik,” ucapnya.

