TERITORIAL.COM, JAKARTA – Kecelakaan beruntun terjadi di jalur turunan Desa Ngadas, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Sabtu siang sekitar pukul 11.45 WIB. Sebuah mobil Toyota Hiace bernomor polisi BE 7013 AQ yang membawa rombongan wisatawan asal Singapura mengalami rem blong usai perjalanan wisata dari kawasan Gunung Bromo.
Kendaraan tersebut diketahui mengangkut enam wisatawan mancanegara asal Singapura. Saat melintas di jalur menurun Desa Ngadas, mobil mengalami gagal fungsi pengereman sejauh kurang lebih 300 meter. Dalam kondisi melaju tanpa kendali, kendaraan itu disebut meluncur dengan kecepatan sekitar 75 kilometer per jam hingga akhirnya menabrak beberapa kendaraan lain di depannya.
Mobil Hiace tersebut sempat menghantam empat kendaraan berbeda, yakni Toyota Rush, Renault Koleos, Hiace Commuter, dan Toyota Alphard. Laju kendaraan baru benar-benar terhenti setelah menabrak sebuah tiang listrik hingga roboh dan patah.
Sejumlah Penumpang dan Sopir Jalani Perawatan
Akibat kecelakaan tersebut, enam wisatawan asal Singapura mengalami luka-luka dan langsung mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Sukapura. Selain para wisatawan, dua sopir Hiace juga turut dirawat akibat insiden tersebut.
Sementara itu, dua penumpang mobil Renault Koleos yang ikut terlibat dalam kecelakaan dilarikan ke RSUD Ar-Rozzy untuk menjalani perawatan lebih lanjut.
Polres Probolinggo melalui Kanit Gakkum Satlantas, Aditya Wikrama Pramundito, membenarkan adanya kecelakaan beruntun tersebut. Pihak kepolisian saat ini masih melakukan proses evakuasi korban dan kendaraan serta penyelidikan di lokasi kejadian.
“Kami fokus ke penyelamatan dan evakuasi penumpang yang terlibat kecelakaan, dan olah TKP,” ujar Aditya.
Sopir Diganti karena Kelelahan
Berdasarkan keterangan sementara, mobil Hiace tersebut awalnya dikemudikan oleh Yopie sebagai sopir utama. Namun karena merasa kelelahan setelah perjalanan wisata, posisi pengemudi kemudian digantikan oleh sopir cadangan bernama Agung sesaat sebelum kecelakaan terjadi.
Yopie menjelaskan bahwa kendaraan tiba-tiba mengalami rem blong ketika melintas di turunan Desa Ngadas. Mobil kemudian tidak dapat dikendalikan hingga akhirnya menabrak sejumlah kendaraan lain di jalur tersebut.
“Sopir saya ganti mas Agung, terus mengalami rem blong, sekitar 300 meter dengan kecepatan 75 KM, 6 penumpang wisatawan asing asal Singapura, dan saya, serta sopir pengganti, semua dirawat di Puskesmas Sukapura, yang 2 penumpang Renault Koleos di rawat di RSUD Ar-Rozzy Kota Probolinggo” kata Yopie saat ditemui detikJatim.
Petugas kepolisian hingga kini masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk pemeriksaan kondisi kendaraan dan sistem pengereman Hiace yang mengalami insiden tersebut.

