Bantu Bangun Infrastruktur, Kodim 0313/Kampar Laksanakan Program TMDD di Desa Balung yang Terisolir

0

Riau, Teritorial.Com – Ratusan personil TNI Manunggal Membangun Desa (TMDD) ke-105 di wilayah Komando Distrik Militer 0313/Kampar hadir di tengah-tengah warga Desa Balung untuk membantu masyarakat setempat membangun infrastruktur desa. Dengan program utamanya, TMMD akan melakukan pelebaran dan pengerasan jalan sepanjang delapan kilometer di desa tersebut.

Desa Balung merupakan sebuah desa yang terisolasi dan berada di Kecamatan XIII Kota Kampar, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Kehadiran personil TMDD menjadi sebuah harapan bagi warga desa Balung yang selama ini membutuhkan perhatian dari pemerintah.

Desa Balung masih belum memiliki infrastruktur yang layak sehingga akses menuju dan dari desa ini masih begitu sulit. Desa tersebut hanya dapat diakses melalui jalan hutan yang ada di Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Kemudian, jarak yang harus ditempuh dari simpang Balung di pintu masuk jalan lintas Riau-Sumbar menuju ke desa Balung mencapai 8 kilometer. Kondisi jalan pun mengkhawatirkan karena diapit oleh tebing dan jurang yang curam, terlebih kondisi jalan tanah yang lebarnya hanya satu meter.

Kondisi jalan akan semakin buruk jika musim penghujan tiba. Satu-satunya akses jalan bagi masyarakat Balung itu bahkan bisa hancur sehingga mempersulit akses mereka. Kemudian, hal itu akan membuat waktu tempuh masyarakat semakin lama, bahkan hingga behari-hari.

“Kalau musim hujan, jalan di sini rusak. Masyarakat tidak bisa kemana-mana, bahkan buah hasil panen kelapa sawit mereka dibiarkan membusuk saja. Ya bagaimana, jalanan tidak bisa dilewati. Kami sangat prihatin mengetahui kondisi masyarakat yang ada di sini,” kata Komandan Kodim (Dandim) 0313/KPR Letkol Inf. Aidil Amin seperti yang dikutip GoRiau.com

Keprihatian itu yang menjadi alasan akhirnya program TMMD ke-105 Kodim 0313/KPR dilaksanakan di Desa Balung yang didiami oleh sekitar 623 kepala keluarga.

“Infrastruktur jalan itu kan penting. Kalau akses jalannya tidak bagus, bagaimana masyarakat akan meningkatkan taraf hidupnya. Maka dari itu, kami melakukan pengerasan jalan. Dengan harapan setelah akses jalan dibuka, masyarakat di sini dapat menyekolahkan anaknya ke luar desa, mudah mengakses pelayanan kesehatan, dan memobilisasi hasil panennya,” tambah Dandim Aidil.

Tidak hanya melakukan pengerasan jalan, melalui program ini juga akan dibangun lima jembatan di sejumlah titik yang dibelah oleh sungai. Salah satu titik pembangunan jembatan yaitu akses menuju sekolah-sekolah yang dipisahkan oleh arus sungai yang deras.

Jika curah hujan tinggi, sungai yang menjadi akses bagi para siswa akan banjir dan menyebabkan mereka tidak pergi ke sekolah karena tidak berani menyebarangi sungai. Selain itu, tidak adanya jembatan juga menyulitkan para petani jeruk Desa Balung untuk memanen buah jeruk mereka apabila arus sungai sedang deras, karena sungai tersebut merupakan akses menuju kebun.

Merespons program ini, Kepala Desa Balung, M. Ujud mengucapkan terima kasih kepada TMMD ke-105 Kodim 0313/KPR atas terlaksananya program ini. Untuk diketahui, Desa Balung memiliki potensi besar sebagai desa wisata dan sentra jeruk.

“Kami sangat-sangat terbantu sekali. Sebelum ada program TMMD, jalan akses masuk desa kami ini berupa jalan tanah merah yang sempit sekali hanya satu meter hingga dua meter saja lebarnya. Kalau hujan, nggak bisa dilewati kecuali kita mau jalan kaki sejauh delapan kilometer. Alhamdulillah, setelah ada pengerasan jalan oleh TMMD, jalan diperlebar menjadi tujuh hingga delapan meter,” kata Kepala Desa Balung, M.Ujud

Share.

Leave A Reply

%d blogger menyukai ini: