TERITORIAL.COM, JAKARTA – Tim SAR gabungan memutuskan untuk menghentikan sementara proses pencarian terhadap Yunanta (30), seorang warga yang dilaporkan hilang akibat tenggelam di muara Sungai Opak, wilayah Tirtohargo, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Keputusan tersebut diambil setelah upaya pencarian memasuki hari keempat tanpa hasil yang diharapkan.
Menurut keterangan dari Humas Kantor Basarnas Yogyakarta, Pipit Eriyanto, penghentian sementara dilakukan setelah evaluasi menyeluruh terhadap operasi yang telah berlangsung sepanjang hari. Evaluasi tersebut dilakukan sekitar pukul 17.00 WIB dengan mempertimbangkan efektivitas pencarian yang telah dilakukan oleh seluruh tim di lapangan.
“Operasi SAR dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali pada Rabu (1/4) pukul 07.00 WIB,” ujar Pipit dalam keterangan resminya.
Upaya Maksimal Tim SAR Belum Membuahkan Hasil
Pada hari keempat pencarian, tim SAR mengerahkan empat unit Search and Rescue Unit (SRU) dengan metode pencarian yang berbeda. SRU pertama fokus menyisir wilayah perairan menggunakan perahu karet jenis LCR dari titik terakhir korban terlihat, dengan jangkauan hingga satu kilometer ke arah utara dan barat.
Sementara itu, SRU kedua dan ketiga melakukan penyisiran melalui jalur darat. Area yang diperiksa meliputi kawasan dari lokasi kejadian hingga Pantai Samas dengan radius pencarian antara 500 hingga 750 meter. Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan korban terbawa arus hingga ke daratan sekitar.
Tak hanya itu, SRU keempat turut memanfaatkan teknologi modern berupa drone thermal untuk melakukan pemantauan udara. Penggunaan alat ini diharapkan dapat membantu mendeteksi keberadaan korban dari sudut pandang yang lebih luas, terutama di area sekitar muara dan garis pantai.
Meskipun kondisi cuaca cukup mendukung dengan langit cerah dan gelombang laut relatif stabil dengan ketinggian maksimum sekitar 1,8 meter, hasil pencarian masih belum menunjukkan perkembangan. “Hasil operasi SAR dari semua SRU hari ini masih nihil,” tambah Pipit.
Kronologi Kejadian hingga Proses Pencarian
Peristiwa ini bermula pada Sabtu dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, ketika Yunanta berpamitan untuk pergi mencari ikan di sekitar muara Sungai Opak. Aktivitas tersebut merupakan rutinitas yang biasa ia lakukan.
Namun, beberapa jam kemudian, tepatnya sekitar pukul 05.00 WIB, warga mulai merasa curiga setelah menemukan perahu, jaring, serta sepeda motor milik korban dalam kondisi terdampar di sisi barat muara tanpa keberadaan pemiliknya.
Karena Yunanta tak kunjung kembali hingga sore hari, warga bersama aparat setempat segera melakukan pencarian secara mandiri. Upaya tersebut kemudian dilanjutkan dengan melibatkan tim SAR setelah laporan resmi disampaikan sekitar pukul 17.00 WIB.

