TERITORIAL.COM, JAKARTA – Pemandangan tak biasa terlihat di Stasiun Palmerah, Jakarta Pusat, pada Senin pagi ini. Jika biasanya awal pekan identik dengan kepadatan penumpang dan antrean panjang yang mengular, suasana kali ini justru berbanding terbalik. Stasiun yang menjadi salah satu titik tersibuk bagi para pekerja kantoran di area Jakarta Pusat ini tampak lengang dan jauh dari hiruk-pikuk.
Suasana Berbeda di Awal Pekan
Pantauan di lokasi menunjukkan penurunan volume penumpang yang sangat signifikan sejak dimulainya jam sibuk pagi hari. Kondisi ini merupakan dampak langsung dari kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang mulai diberlakukan oleh banyak instansi dan perusahaan menjelang libur lebaran dan masa mudik Idul Fitri.
Kawasan peron yang biasanya dipadati oleh penumpang yang terburu-buru mengejar jadwal kereta, kini terlihat lebih lega. Tidak ada kepadatan yang berarti saat kereta Commuter Line (KRL) tiba maupun berangkat.
Tanpa Antrean di Mesin Tiket dan Gate
Salah satu indikator paling mencolok dari sepinya Stasiun Palmerah pagi ini adalah area mesin tiket mandiri. Biasanya, pada Senin pagi, area ini dipenuhi oleh calon penumpang yang ingin melakukan pengisian saldo maupun pembelian tiket harian. Namun, hari ini tidak terlihat adanya antrean sama sekali.
Baca juga : 17 Pemudik Tumbang Akibat Macet Parah di Gilimanuk Bali
Begitu pula di area gate masuk dan keluar. Penumpang dapat melintas dengan bebas tanpa harus berdesakan. Petugas keamanan stasiun pun terlihat berjaga dengan kondisi yang jauh lebih santai dibanding hari kerja normal biasanya.
Implementasi WFA Jelang Libur Lebaran
Kondisi lengangnya stasiun ini sejalan dengan anjuran pemerintah dan kebijakan internal berbagai perusahaan untuk memberikan fleksibilitas bekerja bagi karyawan menjelang hari raya. Kebijakan WFA diterapkan untuk memecah penumpukan arus mudik serta memberikan kesempatan bagi para perantau untuk memulai perjalanan ke kampung halaman lebih awal tanpa harus memotong jatah cuti.
Selain itu, berkurangnya jumlah penumpang di Stasiun Palmerah juga mengindikasikan bahwa sebagian besar warga Jakarta sudah mulai bersiap-siap melakukan perjalanan mudik atau sudah berada di kampung halaman.
Fenomena lengangnya Stasiun Palmerah pada Senin pagi ini menjadi bukti nyata efektivitas kebijakan WFA dalam mengurangi mobilitas pekerja di pusat kota menjelang Lebaran. Bagi para pengguna KRL yang masih harus beraktivitas di kantor, kondisi ini tentu menjadi angin segar karena dapat menikmati perjalanan yang lebih nyaman dan lega dibandingkan hari-hari biasanya. Diperkirakan, tren penurunan jumlah penumpang ini akan terus berlanjut hingga puncak libur Lebaran tiba.

