TERITORIAL.COM, YOGYAKARTA – Dinas Pariwisata (Dispar) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merespons kabar yang menyebut jumlah kunjungan wisata selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) tidak mencapai 7 juta orang. Meski demikian, Dispar DIY menegaskan bahwa total kunjungan wisata pada periode ini tetap mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Kepala Dispar DIY, Imam Pratanadi, mengungkapkan bahwa sepanjang periode 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, jumlah wisatawan yang berkunjung ke DIY tercatat mencapai 2.270.228 orang. Angka tersebut meningkat sekitar 50,40 persen dibandingkan periode Nataru pada tahun lalu.
Menurut Imam, Kota Yogyakarta menjadi daerah dengan jumlah kunjungan wisatawan tertinggi, yakni mencapai 946.191 orang. Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Sleman dengan 729.673 wisatawan, disusul Kabupaten Gunungkidul sebanyak 339.430 wisatawan.
Sementara itu, Kabupaten Bantul mencatat kunjungan sebanyak 168.896 wisatawan, dan Kabupaten Kulon Progo berada di posisi terakhir dengan total 73.430 wisatawan.
Dispar DIY menilai capaian ini menunjukkan tren positif sektor pariwisata Yogyakarta, meskipun angka kunjungan belum mencapai target yang sempat beredar di publik. Pemerintah daerah pun terus melakukan evaluasi dan penguatan strategi promosi untuk menjaga pertumbuhan kunjungan wisata ke DIY ke depan.

