Mabes Polri Akan Tindak Tegas Oknum Brimob Pemasok Senjata KKB Papua

0

JAKARTA, Teritorial.com – Mabes Polri memastikan bakal menindak tegas setiap oknum institusinya yang terlibat dalam penyelundupan senjata api ilegal ke kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigadir Jenderal Awi Setiyono mengatakan bahwa hingga saat ini polisi masih menyelidiki terungkapnya oknum Polri yang mengedarkan senjata api ilegal untuk kelompok tersebut.

“Proses penyelidikan saat ini masih berlangsung. Termasuk untuk mengetahui siapa yang mengendalikannya, siapa yang menerimanya,” kata Awi melalui keterangan resmi, Minggu (25/10).

Menurut dia, penindakan itu akan dilakukan sesuai dengan perintah Kapolri Jenderal Idham Azis yang menentang peredaran senpi ilegal di Bumi Cenderawasih. Awi menjanjikan bahwa Korps Bhayangkara tidak akan segan menindak anggota Polri aktif yang terlibat.

“Prinsipnya sesuai perintah Bapak Kapolri bahwa Polri akan menindak tegas. Siapapun tanpa pandang bulu akan diproses secara hukum,” kata dia.

Dugaan keterlibatan anggota polisi dalam peredaran senjata api ilegal kembali mencuat beberapa waktu belakangan ini.

Kapolda Papua, Inspektur Jenderal Polisi Paulus Waterpauw, mengatakan Tim Gabungan TNI dan Polri menangkap anggota Brigade Mobil (Brimob) Bripka JH terkait penyelundupan senapan M16 dan M4 di Nabire.

“Memang benar tim gabungan berhasil menggagalkan jual-beli senjata api yang melibatkan anggota Brimob, yakni Bripka JH, dan saat ini sudah ditahan di Jayapura,” kata Waterpauw, di Jayapura, Papua, dilansir dari Antara, Jumat (23/10).

Paulus mengatakan informasi tentang jual-beli senjata api sudah lama terendus, namun baru terungkap setelah anggota Brimob bersama dua pucuk senjata api yang dibawa ditangkap.

Waterpauw menduga senapan serbu itu nanti digunakan orang atau kelompok untuk mengganggu keamanan dan ketertiban serta menembak warga sipil dan aparat keamanan.

Dari informasi yang dihimpun, pengungkapan kasus itu bermula saat Bripka JH tiba di Bandara Douw Aturur, Nabire sekitar pukul 16.00 WIT, Rabu (21/10). Dari tangan JH disita dua pucuk senapan serbu jenis M-16 dan M4.

JH yang merupakan anggota Brimob Kelapa Dua, Depok, disinyalir sebagai kurir yang mengantar senjata itu dari Jakarta ke Nabire. Selain JH, tim gabungan juga mengamankan anggota Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) Nabire, Didy Chandra.

Share.

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: