TERITORIAL.COM, JAKARTA — Astra melalui Yayasan Astra – Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim (YPA MDR) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peresmian fasilitas baru SDN 3 Bojongmenteng, Kabupaten Lebak, Banten, pada Rabu (12/8).
Mengusung tema “Membangun Sekolah Unggul untuk Generasi Cerdas”, kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat pemerintah daerah, perwakilan Astra dan YPA MDR, jajaran Forkopimcam Leuwidamar, pengawas sekolah, serta kepala sekolah, guru, siswa, komite sekolah, dan perwakilan sekolah binaan YPA MDR.
Peresmian ini menjadi bagian dari upaya YPA MDR dalam memperkuat lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan potensi peserta didik. Selain pembangunan sarana fisik, pembinaan sekolah juga dilakukan melalui berbagai program yang menyasar karakter, kemampuan akademik, kecakapan hidup, hingga seni dan budaya.
Pembinaan Sekolah Diperkuat Lewat Empat Pilar
YPA MDR merupakan yayasan di bawah naungan Astra yang memiliki perhatian khusus terhadap pengembangan pendidikan di berbagai wilayah Indonesia. Di Kabupaten Lebak, YPA MDR saat ini mendampingi 13 sekolah negeri yang terdiri atas sembilan SD, tiga SMP, dan satu SMK. Program tersebut melibatkan 165 guru dan 2.731 siswa.
Pembinaan di SDN 3 Bojongmenteng dilakukan secara berkelanjutan. Dalam aspek karakter, siswa diperkenalkan dengan nilai CerDAS yang mencakup Cermat, Dinamis, Antusias, dan Sinergis. Sekolah juga menerapkan budaya 7S, yaitu Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun, Sigap, dan Semangat.
Kepedulian terhadap lingkungan turut menjadi perhatian melalui Program Sekolah Sadar Sampah. Sementara pada bidang akademik, pendampingan difokuskan pada penguatan kemampuan literasi dan numerasi. Guru juga mendapatkan pembekalan terkait pengelolaan sekolah secara berkala.
Pengembangan perpustakaan menjadi bagian lain dari program tersebut. YPA MDR berkolaborasi dengan Perpustakaan Nasional untuk membantu proses penerbitan Nomor Pokok Perpustakaan (NPP), sehingga pengelolaan serta layanan perpustakaan sekolah dapat terus ditingkatkan.
Di luar kegiatan akademik, siswa memperoleh pembelajaran praktis seperti penanaman hidroponik. Bidang seni dan budaya juga mendapat perhatian melalui pengenalan kesenian tradisional Banten. Siswa SDN 3 Bojongmenteng telah mempelajari Tari Banten Jawara dan Angklung Buhun.
Kemampuan tersebut tidak hanya menjadi sarana untuk mengenalkan budaya lokal, tetapi juga membuka kesempatan bagi siswa untuk tampil dalam berbagai kegiatan masyarakat. Pembinaan seni bahkan turut mendorong siswa mengikuti Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N).
“Astra meyakini bahwa setiap anak Indonesia berhak mendapatkan kesempatan yang setara untuk berkembang dan mewujudkan masa depan yang lebih baik,” ujar Ketua Pengawas Yayasan Astra – YPA MDR sekaligus Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Soebroto.
Bangun Sarana Sekolah dan Serahkan Ambulans
Untuk menunjang aktivitas belajar-mengajar, YPA MDR membangun sejumlah fasilitas baru di SDN 3 Bojongmenteng. Infrastruktur tersebut diperuntukkan bagi 210 siswa dan sembilan guru dengan luas bangunan sekitar 596 meter persegi yang berdiri di atas lahan seluas 1.375 meter persegi.
Pembangunan mencakup enam ruang kelas, ruang kepala sekolah dan guru, renovasi perpustakaan, lapangan olahraga, serta mushola. Sekolah juga mendapatkan fasilitas air bersih, sanitasi yang memadai, dan pagar keliling guna mendukung keamanan serta kenyamanan warga sekolah.
“Semoga fasilitas yang diresmikan hari ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi seluruh warga sekolah dan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, merata, dan berdampak bagi Indonesia,” ucap Ketua Pengurus Yayasan Astra – YPA MDR, Gunawan Salim.
Dengan beroperasinya fasilitas baru tersebut, SDN 3 Bojongmenteng diharapkan memiliki lingkungan belajar yang lebih layak untuk mendukung kegiatan pendidikan. Pembangunan sarana dan pembinaan sekolah juga diharapkan dapat membantu siswa mengembangkan kemampuan akademik, karakter, kecakapan hidup, serta kecintaan terhadap budaya daerah.
Dukungan Astra di Kabupaten Lebak tidak hanya menyasar sektor pendidikan. Dalam kesempatan yang sama, AUTO2000 menyerahkan satu unit ambulans kepada Pemerintah Kabupaten Lebak. Bantuan tersebut menjadi bagian dari kontribusi Grup Astra dalam mendukung peningkatan pelayanan publik di daerah.
Secara lebih luas, Yayasan Astra – YPA MDR merupakan salah satu yayasan yang menjalankan tanggung jawab sosial Astra di bidang pendidikan, khususnya bagi sekolah negeri di daerah tertinggal dan strategis. Program pembinaannya berlangsung selama lima tahun dengan fokus pada empat pilar, yakni Karakter, Akademik, Kecakapan Hidup, serta Seni Budaya.
Secara nasional, YPA MDR membina 184 sekolah negeri yang tersebar di sembilan provinsi dan 18 kabupaten. Pembinaan tersebut mencakup 131 SD, 37 SMP, dan 16 SMA/K dengan jangkauan lebih dari 2.900 guru serta 40.000 siswa.
Program tersebut sejalan dengan filosofi Astra melalui Catur Dharma, khususnya prinsip “Menjadi Milik yang bermanfaat bagi Bangsa dan Negara”. Melalui pendampingan sumber daya manusia, pengembangan kurikulum, manajemen sekolah, hingga penyediaan sarana pendidikan, YPA MDR berupaya menjadi mitra dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus membantu menciptakan generasi yang memiliki kompetensi dan karakter sesuai nilai-nilai luhur bangsa.

