TERITORIAL.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi terhadap sejumlah perusahaan asal Indonesia yang dinilai berhasil menembus pasar internasional dan mampu bersaing dengan merek global. Dalam pidatonya di rapat paripurna DPR pada Rabu (20/5/2026), Prabowo menyoroti keberhasilan perusahaan makanan dan minuman nasional yang produknya kini dikenal di berbagai negara.
Dua perusahaan yang secara khusus disebut Prabowo adalah PT Indofood Sukses Makmur Tbk dan PT Mayora Indah Tbk. Menurutnya, pencapaian kedua perusahaan tersebut menjadi bukti bahwa industri nasional memiliki kemampuan untuk berkembang hingga pasar global.
“Kita harus mengekui prestasi banyak perusahaan kita yang bisa bersaing di tingkat global,” kata Prabowo ketika berpidato di Rapat Paripurna DPR, Rabu (20/5).
Indofood dikenal sebagai perusahaan yang membawahi berbagai merek makanan populer seperti Indomie, Pop Mie, Chitato, hingga Bogasari. Sementara Mayora memproduksi sejumlah merek terkenal seperti Kopiko, Torabika, Roma, Beng-Beng, dan Danisa.
Prabowo menilai keberhasilan perusahaan lokal tersebut menunjukkan produk Indonesia mampu diterima masyarakat internasional. Ia bahkan mengungkapkan pengalaman pribadinya saat bepergian ke luar negeri dan melihat popularitas produk Indonesia di berbagai negara.
“Bagaimana pun perusahaan seperti Indofood sudah dipasarkan di seluruh dunia. Kalau saya ke Eropa, banyak orang Eropa nyarinya Indomie. Bahkan, orang Afrika menganggap itu produk mereka,” imbuhnya.
Kopiko Disebut Sukses Tembus Lebih dari 100 Negara
Selain Indofood, Prabowo juga menyinggung keberhasilan Mayora dalam memperluas pasar produk kopi dan permen kopi Kopiko ke berbagai wilayah dunia. Ia menyebut Kopiko kini telah dipasarkan ke lebih dari 100 negara.
Menurut Prabowo, pencapaian tersebut menjadi contoh bagaimana produk lokal dapat berkembang menjadi merek internasional jika didukung strategi pemasaran yang kuat dan kualitas produk yang mampu bersaing.
“Mayora berhasil memasarkan Kopiko ke ke lebih dari 100 negara, karena mereka memiliki brand ambassador, presidennnya juga mendorong minum kopi di mana-mana,” ujarnya.
Ucapan tersebut langsung disambut tawa para anggota dewan yang hadir dalam sidang paripurna. Prabowo kemudian sempat melontarkan candaan sambil melihat sekeliling podium seolah mencari minuman kopi yang dimaksud.
Candaan Kopi Prabowo Warnai Sidang DPR
Momen pidato Prabowo semakin cair ketika ia meminta izin untuk minum kopi di tengah penyampaian pidatonya. Gestur santai itu membuat suasana sidang menjadi lebih ringan dan mengundang respons dari para anggota DPR.
“Oh ada! Saya mohon izin, boleh saya minum, ibu ketua (DPR)? Presidennya peminum kopi,” ujar Prabowo disambut tawa anggota dewan.
Pidato tersebut sekaligus menunjukkan perhatian pemerintah terhadap perkembangan industri nasional, khususnya sektor makanan dan minuman yang dinilai berhasil menjadi bagian dari identitas produk Indonesia di pasar global.
Keberhasilan merek-merek lokal menembus pasar internasional juga dianggap menjadi dorongan positif bagi pelaku industri nasional lain untuk terus meningkatkan kualitas produk dan memperluas pasar ekspor ke berbagai negara.

