Daerahku

Warga Pamulang Timur Kembangkan Budidaya Lele

Lurah Pamulang Timur Ade Heri Sutiawan bersama warga saat peresmian program budidaya lele sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan lingkungan.

TERITORIAL.COM, JAKARTA – Hujan yang mengguyur sejak pagi tak menyurutkan tekad warga RW 007 Kelurahan Pamulang Timur untuk memulai langkah baru dalam memperkuat ketahanan pangan lingkungan mereka. Di tengah kondisi jalan yang tergenang dan cuaca yang belum bersahabat, program budidaya lele resmi diluncurkan sebagai solusi jangka panjang menghadapi tantangan pasokan pangan saat musim ekstrem.

Kegiatan pencanangan dilaksanakan pada Senin (12/1/2026) dengan melibatkan unsur kelurahan serta pendamping dari dinas terkait. Lurah Pamulang Timur, Ade Heri Sutiawan, hadir langsung untuk memberikan dukungan dan membuka program tersebut secara simbolis. Turut mendampingi, tim penyuluh ketahanan pangan dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan yang memberikan arahan teknis kepada warga.

Dipilih karena Adaptif terhadap Cuaca

Dalam sambutannya, Ade Heri menjelaskan bahwa pemilihan komoditas lele bukan tanpa pertimbangan. Ikan air tawar ini dinilai memiliki daya tahan yang cukup baik terhadap perubahan kualitas air, termasuk saat intensitas hujan tinggi yang kerap menyebabkan banjir di sejumlah titik wilayah.

Menurutnya, karakter lele yang relatif mudah dibudidayakan menjadikannya pilihan realistis untuk skala lingkungan. Selain itu, siklus panennya yang tidak terlalu lama memungkinkan warga merasakan hasil dalam waktu yang terukur.

Para penyuluh turut memberikan pembekalan teknis, mulai dari pengelolaan kolam, pengaturan kadar keasaman (pH) air, hingga langkah antisipasi ketika debit air meningkat drastis. Edukasi tersebut diharapkan dapat meminimalkan risiko kematian ikan serta menjaga produktivitas kolam tetap optimal meski kondisi cuaca tidak menentu.

Upaya Mandiri Perkuat Gizi Keluarga

Bagi warga RW 007, program ini bukan sekadar seremoni. Budidaya lele dipandang sebagai strategi konkret untuk menghadirkan sumber protein yang mudah diakses langsung dari lingkungan sendiri. Dengan demikian, ketergantungan terhadap distribusi bahan pangan dari luar kawasan dapat ditekan, terutama saat akses terganggu akibat genangan.

Selain memperkuat ketersediaan pangan, inisiatif ini juga membuka peluang ekonomi tambahan bagi masyarakat. Jika produksi berjalan stabil, hasil panen berpotensi dipasarkan ke lingkungan sekitar.

Program budidaya lele ini menjadi bagian dari gerakan pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas yang bertujuan menciptakan ketahanan pangan dari tingkat paling dasar, yakni lingkungan tempat tinggal. Di tengah tantangan cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi, langkah kecil tersebut diharapkan menjadi fondasi kemandirian yang berkelanjutan.

Kayla Dikta Alifia

About Author

You may also like

Daerahku

Kementerian Pertahanan Tinjau Pembangunan Kawasan Perbatasan Di Kalbar

Kalimantan Barat, Teritorial. Com – Kementerian Pertahanan dalam hal ini Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan, pada tanggal 23 sampai dengan 25
Daerahku

Satgas Yonif PR 432 Kostrad Jaga perbatasan RI-PNG

Papua Barat, Teritorial.com- Prajurit Satgas Yonif PR 432, akhir november tiba desember awal langsung menempati jajaran pos sepanjang perbatasan sekotr