Salah satu jabatan yang mengalami pergantian ialah Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI. Dalam rotasi terbaru ini, Brigadir Jenderal TNI Muhammad Nas resmi dipercaya menduduki posisi tersebut menggantikan Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah. Sebelumnya, Aulia Dwi Nasrullah disebut mendapat penugasan baru sebagai Wakil Kepala Badan Intelijen Strategis (Wakabais) TNI.
Informasi mengenai pelantikan tersebut disampaikan melalui siaran pers resmi Pusat Penerangan TNI yang diterima di Jakarta pada Jumat (22/5/2026). Pergantian pejabat di lingkungan TNI disebut sebagai bagian dari proses regenerasi kepemimpinan sekaligus penguatan organisasi agar pelaksanaan tugas dapat berjalan lebih optimal.
Sejumlah Posisi Penting Ikut Berganti
Selain jabatan Kapuspen TNI, beberapa posisi strategis lainnya juga mengalami pergantian pejabat. Kolonel Inf Perry Sandhi Sitompul ditunjuk sebagai Kepala Pusat Kerjasama Internasional (Kapusperkersin) TNI menggantikan Laksamana Pertama TNI Donny Suharto.
Di sektor pengelolaan informasi, jabatan Kepala Pusat Informasi dan Pengolahan Data (Kapusinfolahta) TNI kini resmi dijabat Brigjen TNI Heldi Wira setelah menerima estafet kepemimpinan dari Brigjen TNI Wawan Pujiatmoko.
Sementara itu, jabatan Kepala Pusat Pengendalian Operasi (Kapusdalops) TNI juga berganti dari Brigjen TNI Hendri Wijaya kepada Kolonel Inf Lukman Hakim.
Pergantian pejabat di sejumlah lini tersebut menjadi bagian dari langkah pembinaan personel dan organisasi agar struktur kepemimpinan di tubuh TNI tetap berjalan dinamis serta mampu menjawab tantangan tugas yang terus berkembang.
Rotasi Jabatan Dinilai Penting untuk Regenerasi
Dalam keterangannya, Kapuspen TNI menyampaikan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan mekanisme rutin yang dilakukan untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan di lingkungan militer.
“Melalui rotasi jabatan, diharapkan setiap satuan mampu terus beradaptasi dengan dinamika tugas serta memberikan inovasi terbaru demi kemajuan organisasi.”
Selain memperkuat efektivitas kerja, pergantian pejabat juga diharapkan mampu menghadirkan pembaruan strategi dan peningkatan profesionalisme di masing-masing satuan kerja TNI.

