Daerahku Headline

Pemkab Lebak Dorong Pertanian Modern dan Ketahanan Pangan

TERITORIAL.COM, JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Lebak terus mendorong sektor pertanian sebagai salah satu kekuatan utama pembangunan daerah sekaligus penopang ketahanan pangan nasional. Komitmen tersebut kembali ditegaskan Bupati Hasbi Asyidiki Jayabaya saat menghadiri panen raya golden melon milik Kelompok Tani Margawana Mulia di Kecamatan Cileles.

Panen raya itu menjadi gambaran berkembangnya pertanian hortikultura modern di wilayah Lebak. Dalam satu musim panen, kelompok tani tersebut diperkirakan mampu menghasilkan sekitar 30 ton golden melon premium yang dipasarkan secara bertahap selama satu bulan.

Menurut Hasbi, Kabupaten Lebak memiliki posisi strategis sebagai daerah penyangga pangan sehingga perlu mengambil peran lebih besar dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

“Lebak sebagai daerah aglomerasi harus berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional. Tahapannya ketahanan pangan dulu terwujud, setelah itu swasembada pangan,” kata Hasbi, Kamis (21/5/2026).

Ia menilai sektor hortikultura memiliki prospek ekonomi menjanjikan karena kebutuhan pasar terus meningkat, termasuk peluang distribusi ke jaringan ritel modern. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong masyarakat untuk mengembangkan pertanian produktif berbasis teknologi dan kualitas hasil panen.

Keberhasilan panen golden melon di Kecamatan Cileles dinilai menjadi bukti bahwa pertanian modern di Kabupaten Lebak mulai berkembang dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Infrastruktur Jadi Penopang Distribusi Hasil Pertanian

Selain fokus pada penguatan pertanian, Pemkab Lebak juga menempatkan pembangunan infrastruktur sebagai prioritas utama. Menurut Hasbi, akses jalan yang baik sangat penting untuk mendukung distribusi hasil pertanian dan meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Di rumah ibadah bagus, di depannya jalannya rusak sebagai akses, tidak ada artinya. Ada kebun kalau akses jalannya tidak baik, tidak ada,” ujarnya.

Dalam RPJMD Kabupaten Lebak, pemerintah daerah menetapkan empat fokus pembangunan utama, yakni pembangunan jalan, penguatan ketahanan pangan, pengentasan kemiskinan ekstrem melalui program rumah tidak layak huni, serta penataan kawasan perkotaan.

Hasbi juga mengingatkan pentingnya menjaga lahan pertanian pangan berkelanjutan agar tidak terus mengalami alih fungsi.

“Lahan pangan berkelanjutan harus dipertahankan. Tidak semua lahan bisa diubah fungsi,” tegasnya.

Ia turut menyinggung perhatian besar pemerintah pusat terhadap program ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, berbagai unsur negara mulai dari TNI, Polri hingga kejaksaan kini ikut terlibat dalam memperkuat sektor pangan nasional.

“Presiden ingin seluruh kekuatan negara bergerak bersama mewujudkan ketahanan pangan nasional,” katanya.

Pemkab Lebak Hadapi Tantangan Fiskal

Di tengah upaya pembangunan tersebut, Hasbi mengungkapkan kondisi fiskal Kabupaten Lebak saat ini menghadapi tekanan akibat pemotongan transfer ke daerah dari pemerintah pusat.

“Tahun ini pemotongan TKD Kabupaten Lebak mencapai Rp118 miliar. Bahkan semalam masih ada defisit sekitar Rp120 miliar,” ungkapnya.

Meski begitu, ia optimistis pembangunan daerah tetap dapat berjalan melalui kolaborasi lintas sektor, pengelolaan anggaran yang transparan, serta kepemimpinan yang berpihak kepada masyarakat.

“Sekarang era transparansi. Semua bisa diakses publik. Pemimpin harus amanah dan memikirkan kepentingan masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia Provinsi Banten, Amal Jayabaya, menilai panen raya golden melon tersebut membuktikan Lebak memiliki potensi besar menjadi motor penggerak ketahanan pangan di Provinsi Banten.

Ia menyatakan pihaknya siap mendukung pemasaran hasil pertanian masyarakat, termasuk menjadi offtaker agar hasil produksi petani lokal memiliki nilai jual lebih kompetitif.

“Kita harus mendongkrak petani supaya mendapatkan profit yang lebih baik,” katanya.

Amal berharap keberhasilan Kelompok Tani Margawana Mulia dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lain untuk mengembangkan pertanian modern dan produktif.

“Ini harus menjadi virus yang baik untuk masyarakat lain,” pungkasnya.

Rizki Aminulloh

About Author

You may also like

Daerahku

Kementerian Pertahanan Tinjau Pembangunan Kawasan Perbatasan Di Kalbar

Kalimantan Barat, Teritorial. Com – Kementerian Pertahanan dalam hal ini Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan, pada tanggal 23 sampai dengan 25
Daerahku

Satgas Yonif PR 432 Kostrad Jaga perbatasan RI-PNG

Papua Barat, Teritorial.com- Prajurit Satgas Yonif PR 432, akhir november tiba desember awal langsung menempati jajaran pos sepanjang perbatasan sekotr