Daerahku

Ketua Umum IBI Ingatkan Waspada Penipuan Digital, Bidan Diminta Perkuat Literasi Siber

JAKARTA, TERITORIAL.COM – Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Dr. Ade Jubaidah, mengingatkan seluruh bidan di Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya penipuan digital yang semakin canggih dan menyasar berbagai kalangan, termasuk tenaga kesehatan.

Dalam kegiatan sosialisasi literasi digital yang digelar di Jakarta, Sabtu (30/5), Ade menegaskan bahwa transformasi digital yang berkembang pesat harus diimbangi dengan pemahaman yang kuat terkait keamanan siber agar para bidan tidak menjadi korban penyalahgunaan teknologi.

Website palsu mengatasnamakan Ikatan Bidan Indonesia (IBI).

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi memang memberikan banyak kemudahan dalam pelayanan kesehatan, mulai dari pencatatan data pasien hingga komunikasi berbasis aplikasi. Namun di sisi lain, kondisi tersebut juga membuka peluang terjadinya berbagai modus penipuan digital seperti phishing, pencurian data pribadi, hingga penyalahgunaan akun media sosial.

Memberikan keterangan persnya di Jakarta, Sabtu (31/5/2026), Ade Jubaedah mengatakan bahwa bidan sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan ibu dan anak harus memiliki kemampuan adaptasi digital yang baik sekaligus memahami potensi ancaman di ruang siber.

“Bidan harus semakin cerdas dalam memanfaatkan teknologi. Jangan mudah percaya pada tautan mencurigakan, permintaan data pribadi, maupun informasi yang tidak jelas sumbernya. Literasi digital adalah bagian penting dari profesionalisme tenaga kesehatan di era modern,” ujarnya.

Ia menambahkan, keamanan data pasien merupakan tanggung jawab besar yang harus dijaga secara profesional. Karena itu, seluruh anggota IBI diimbau untuk menerapkan prinsip kehati-hatian dalam penggunaan perangkat digital dan platform komunikasi daring.

Ade juga mendorong pengurus IBI di seluruh daerah untuk aktif mengedukasi anggota mengenai keamanan digital melalui pelatihan, seminar, maupun forum diskusi yang relevan dengan perkembangan teknologi terkini.

“Di tengah percepatan digitalisasi layanan kesehatan, kita harus memastikan bidan Indonesia tidak hanya kompeten secara klinis, tetapi juga tangguh dalam menghadapi tantangan digital,” katanya.

IBI berharap melalui penguatan literasi digital ini, seluruh bidan di Indonesia dapat semakin siap menghadapi era transformasi teknologi sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang aman, profesional, dan berkualitas.

Website Resmi Ikatan Bidan Indonesia IBI

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Salam sejahtera untuk kita semua.
Saya mengimbau seluruh anggota IBI dan masyarakat agar selalu waspada terhadap penipuan digital yang mengatasnamakan Ikatan Bidan Indonesia. Pastikan setiap informasi hanya diperoleh melalui website dan kanal resmi IBI.

Jangan pernah memberikan data pribadi maupun melakukan transaksi kepada pihak yang belum terverifikasi. Mari bersama menjaga ruang digital yang aman dan bertanggung jawab.
IBI berkomitmen menghadirkan informasi yang akurat, profesional, dan terpercaya.

Tetap waspada, tetap cerdas bermedia digital.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Ade Jubaedah
Ketua Umum Ikatan Bidan Indonesia (IBI)

Ridwan Pribadi

About Author

You may also like

Daerahku

Kementerian Pertahanan Tinjau Pembangunan Kawasan Perbatasan Di Kalbar

Kalimantan Barat, Teritorial. Com – Kementerian Pertahanan dalam hal ini Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan, pada tanggal 23 sampai dengan 25
Daerahku

Satgas Yonif PR 432 Kostrad Jaga perbatasan RI-PNG

Papua Barat, Teritorial.com- Prajurit Satgas Yonif PR 432, akhir november tiba desember awal langsung menempati jajaran pos sepanjang perbatasan sekotr