Campuz Headline

Siswi SD di Purworejo Raih Prestasi Piano Nasional, Berpeluang Tampil di Jepang

Jakarta, TERITORIAL.COM – Di usianya yang baru 11 tahun, Veronika Elsa Gloria Widodo sudah mengukir sejumlah prestasi di bidang musik, khususnya piano. Siswi kelas V SD Pius Bhakti Utama Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, itu baru saja meraih penghargaan 3rd Commendation dalam ajang Rhapsodie Indonesia Piano Competition (RIPC) 2026.

Penghargaan tersebut menjadi pencapaian terbaru Elsa setelah mengikuti berbagai kompetisi piano sejak duduk di kelas I sekolah dasar. Selama sekitar lima tahun belajar piano secara privat, ia terus mengembangkan kemampuan dan penguasaan musiknya.

Dalam RIPC 2026, Elsa mengikuti kategori Free Selection C. Pada kategori ini, peserta bebas memilih lagu yang akan dimainkan, tetapi harus membawakan komposisi musik klasik.

Guru privat piano Elsa, Dian Prasetya, mengatakan kategori tersebut cukup menantang karena peserta dituntut memiliki kemampuan teknik dan penguasaan lagu yang matang.

“Kategori Free Selection ini memang termasuk kategori yang agak sulit. Lagu yang dibawakan bebas, tetapi harus klasik. Menurut saya, kategori ini lebih cocok untuk anak yang sudah benar-benar menguasai permainan piano di usianya,” ujar Dian, Minggu (1/11/2026).

Konsisten meraih penghargaan sejak SD

Penghargaan dalam RIPC 2026 bukan menjadi pencapaian pertama Elsa. Ia sudah beberapa kali mengikuti kompetisi piano dan membawa pulang penghargaan.

Pada Agustus 2022, Elsa meraih Diamond Award dalam Indonesia National Piano Festival (INPF). Setahun kemudian, tepatnya Agustus 2023, ia kembali mendapatkan Gold Award dari kompetisi yang sama.

Prestasinya berlanjut pada Oktober 2025 dengan meraih Platinum Award dalam INPF. Sementara pada Oktober 2026, ia memperoleh 3rd Commendation dalam RIPC.

Rangkaian penghargaan tersebut memperlihatkan konsistensi Elsa dalam menekuni piano sejak usia dini. Ia juga mulai terbiasa menghadapi suasana kompetisi dan menampilkan kemampuan terbaiknya di hadapan dewan juri.

Dian menilai Elsa memiliki karakter yang ceria dan mudah bergaul. Di luar kegiatan belajar piano, Elsa juga senang bermain dan bercanda bersama teman-temannya.

“Anaknya ceria, tidak pendiam, senang bermain dan bercanda dengan teman-temannya. Namun, dia juga rajin sekali,” kata Dian.

Saat ini, Dian mengajar sekitar 11 hingga 12 murid piano secara privat. Elsa termasuk salah satu murid yang telah cukup lama mengikuti bimbingannya.

Berpeluang mengikuti kompetisi musik di Jepang

Prestasi Elsa dalam RIPC 2026 juga membuka kesempatan untuk mendapatkan pengalaman bermusik di tingkat internasional. Berdasarkan informasi yang diterima Dian dari penyelenggara, peserta yang menempati posisi juara pertama, kedua, dan ketiga berpeluang mengikuti kegiatan musik di luar negeri, termasuk Winter Japan Music di Jepang.

Kegiatan tersebut diinformasikan mencakup kompetisi musik dan master class, yakni sesi pembelajaran langsung bersama pengajar musik.

Penyelenggara Winter Japan Music juga pernah menggelar kegiatan internasional di Chiba, Jepang. Dalam agenda 2026, kegiatan tersebut berlangsung pada 22–23 Januari dengan rangkaian kompetisi, sesi latihan, dan kelas musik. Namun, jadwal tersebut merupakan agenda tahun 2026 dan belum dapat dipastikan sebagai jadwal kesempatan yang ditawarkan kepada Elsa.

Dian mengatakan, informasi mengenai peluang tersebut disampaikan pihak penyelenggara melalui komunikasi WhatsApp. Meski demikian, kesempatan untuk tampil di Jepang belum berarti Elsa dipastikan akan berangkat.

Ada sejumlah hal yang perlu dipertimbangkan keluarga, terutama kesiapan untuk mengikuti kegiatan dan biaya perjalanan maupun kebutuhan selama berada di Jepang.

“Keputusan untuk mengikuti kegiatan internasional tersebut pada akhirnya bergantung pada kesiapan masing-masing keluarga,” jelas Dian.

Terlepas dari keputusan tersebut, peluang tampil di luar negeri menjadi pengalaman berharga bagi Elsa. Kesempatan mengenal lingkungan musik internasional dapat memperluas wawasan sekaligus memberinya pengalaman baru dalam mengembangkan kemampuan bermain piano.

Dian berharap pencapaian yang diraih Elsa tidak membuatnya cepat berpuas diri. Ia ingin prestasi tersebut menjadi penyemangat agar Elsa terus belajar dan menjaga kecintaannya terhadap musik.

“Dengan ketekunan, dukungan lingkungan, serta kesempatan untuk terus belajar, seorang anak dapat mengembangkan bakatnya sejak usia dini. Kami berharap masih banyak lagi anak-anak Indonesia yang bisa berprestasi di internasional,” katanya.

Kayla Dikta Alifia

About Author

You may also like

Campuz Nasional

KPK Tinjau Ulang Kasus Pencucian Uang Setya Novanto Pasca Bebas Bersyarat

TERITORIAL.COM, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini meminta perkembangan terbaru dari Bareskrim Polri terkait kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian
Campuz Dunia

Hamas Setujui Usulan Gencatan Senjata Gaza dan Pembebasan Sandera

TERITORIAL.COM, JAKARTA – Hamas mengumumkan menerima usulan gencatan senjata Gaza selama 60 hari, yang mencakup pembebasan setengah dari sekitar 20