Rayakan Lebaran Betawi, Anies Baswedan Gabung Prosesi Hantaran

0

Jakarta, Teritorial.Com – Semakin meriah di hari ketiga penyelenggaraan Lebaran Betawi yang diadakan di Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan dihadiri oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan. Dengan hikmat Gubernur langsung mengikuti prosesi hantaran yang merupakan tradisi memberikan hantaran berupa makanan dan minuman dari kalangan muda kepada yang lebih tua.

Prosesi hantaran dilakukan oleh para Wali Kota dan Bupati kepada Gubernur, yang diikuti dengan pemotongan roti buaya secara simbolis. Anies mengimbau warga Jakarta untuk selalu menjaga persatuan dan kebhinekaan. Masyarakat Betawi pun diharapkan dapat menjadi pemersatu di Ibu Kota, sehingga dapat mewujudkan kota yang rukun, maju, adil, dan bahagia warganya.

“Masyarakat Betawi berpengaruh besar di dalam membentuk budaya di Ibu Kota Jakarta, karena menjaga persatuan memerlukan keseriusan dan kemauan. Saya berharap masyarakat Betawi (ikut berperan) menjadi pemersatu. Kami berharap, dukungan terus dari masyarakat agar ikhtiar Pemprov DKI menghadirkan Jakarta yang maju dan warganya bahagia benar-benar kita wujudka,” ujar Anies dalam sambutannya di Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Minggu (29/7/2018).

Mantan Mendikbud itu menambahkan, event budaya lokal yang dilaksanakan untuk kesebelas kalinya ini, merupakan wujud peranan penting dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Badan Musyawarah (Bamus) Betawi dan masyarakat Jakarta untuk melestarikan kebudayaan Betawi. Lebaran Betawi juga menjadi momentum strategis untuk memahami kodrat bangsa Indonesia dan warga Jakarta yang beragam, serta mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersatu membangun Kota Jakarta dan menjaga Pancasila.

“Ini adalah peringatan hari Lebaran Betawi yang ke-11, InsyaAllah bukan hanya dilestarikan, tapi juga kembangkan budaya ini, (sebab) akan terus-menerus mengikuti perubahan zaman. Terima kasih kepada Bamus Betawi dalam menjaga dan mengembangkan kebudayaan Betawi ini dan ikut menciptakan suasana Ibu Kota yang kondusif. Saya berharap ada persatuan dan kebersamaan yang amat kuat. Jika masyarakat Betawi, ormas, dan Bamus semua bisa bersatu maka InsyaAllah dengan mudah persatuan di Jakarta akan dihardirkan,” urainya.

Lebaran Betawi rutin digelar Pemprov DKI Jakarta sejak tahun 2008, di mana Lebaran Betawi untuk pertama kalinya digelar di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, pada 18 Oktober 2008. Hadirnya Lebaran Betawi diharapkan dapat menjaga tradisi dan membumikan kembali budaya Betawi seusai Perayaan Idul Fitri. Berbagai hiburan khas Betawi memeriahkan acara ini, di antaranya Lenong Betawi, Silat Betawi, Gambang Kromong, Marawis, hingga berbalas pantun. Pengunjung dapat mencoba kuliner khas Betawi, seperti bir pletok dan kerak telor.

Seperti diketahui, Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan telah dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan Lebaran Betawi sejak 2017 hingga gelaran-gelaran berikutnya. Hal ini lantaran selain Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan sangat kental dengan suasana budaya Betawi, juga tersedia berbagai fasilitas yang dibutuhkan untuk kegiatan Lebaran Betawi, seperti untuk bazar dan prosesi hantaran, sarana rekreasi keluarga dan belajar kesenian, sehingga dalam pelaksanaannya lebih efektif dan efisien untuk memanfaatkan bangunan sarana dan prasarana yang telah ada ini.

Share.

Comments are closed.