Kondisi Terkini di Lokasi Kejadian
Berdasarkan pantauan di lapangan, genangan air setinggi paha orang dewasa masih menutupi badan jalan di Underpass Tambun. Kondisi ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah Bekasi dan sekitarnya sejak malam hingga dini hari tadi. Akibatnya, sistem drainase di area tersebut tidak mampu menampung debit air yang datang dengan cepat.
Hingga pukul 08.00 WIB, debit air belum menunjukkan tanda-tanda surut yang signifikan. Jalur ini merupakan akses krusial bagi warga di sekitar kawasan Tambun Selatan menuju Tambun Utara maupun akses menuju Stasiun Tambun, sehingga dampak kemacetan mulai terasa di jalan-jalan penghubung lainnya.
Pengendara Nekat Menerjang Genangan
Meski kondisi air cukup tinggi, pemandangan nekat terlihat di lokasi. Sejumlah pengendara sepeda motor memilih untuk tetap melintasi genangan demi mengejar waktu. Tak sedikit dari mereka yang akhirnya harus menanggung risiko kendaraan mogok di tengah genangan.
Beberapa pengendara motor lainnya terlihat turun dari kendaraan dan mendorong motor mereka perlahan-lahan. Aksi ini dilakukan guna memastikan mesin motor tetap mati saat melewati air agar tidak terjadi kerusakan fatal atau water hammer pada mesin kendaraan mereka.
“Terpaksa lewat sini karena kalau putar balik jauh sekali dan pasti macet parah. Tadi dicoba dorong saja biar mesin aman,” ujar salah satu warga yang melintas di lokasi.
Dampak Terhadap Mobilitas Warga
Penutupan akses Underpass Tambun ini memaksa ribuan warga mencari jalur alternatif. Beberapa titik alternatif seperti perlintasan sebidang di Kompas atau jalan tikus melalui perkampungan terpantau mengalami kepadatan volume kendaraan yang luar biasa.
Pihak terkait dan petugas lapangan diharapkan segera melakukan tindakan penyedotan air menggunakan pompa mobile agar akses utama ini bisa kembali dilewati. Minimnya jalur alternatif yang memadai di wilayah Tambun membuat lumpuhnya underpass ini selalu menjadi momok bagi warga setiap kali musim hujan tiba.
Imbauan bagi Pengguna Jalan
Bagi masyarakat yang hendak melintasi kawasan Tambun, disarankan untuk memantau informasi lalu lintas terkini atau mencari rute alternatif lebih awal guna menghindari penumpukan kendaraan.
Warga juga diimbau untuk tidak memaksakan kendaraan menerjang banjir yang cukup dalam, mengingat risiko kerusakan mesin yang mahal dan potensi kecelakaan akibat jalan yang licin di bawah genangan. Hingga berita ini diturunkan, warga masih menanti kehadiran bantuan pompa dari dinas terkait untuk mempercepat surutnya air.

