Dunia Headline

Israel Akui Pasukannya Tembaki Mobil Bocah Palestina Hind Rajab di Gaza

Kasus Hind Rajab menjadi salah satu peristiwa paling menyita perhatian selama konflik di Gaza. Rekaman percakapan terakhir korban dengan petugas Bulan Sabit Merah Palestina, ketika ia memohon pertolongan setelah terjebak di dalam mobil yang dipenuhi korban jiwa, menyebar luas dan menggugah perhatian masyarakat internasional.

Sebelumnya, militer Israel sempat menyatakan bahwa tidak ada pasukannya yang berada di sekitar lokasi kejadian. Namun, hasil penyelidikan internal terbaru menunjukkan adanya fakta berbeda mengenai insiden tersebut.

Militer Israel Akui Pasukan Melepaskan Tembakan

Dalam pernyataan resmi yang disampaikan pada Rabu (19/8), militer Israel menjelaskan bahwa pasukannya menembaki sebuah kendaraan yang dinilai mendekati posisi mereka dengan cara yang tidak sesuai dengan arahan yang sebelumnya telah diberikan kepada warga sipil di kawasan tersebut.

Menurut hasil investigasi internal, tembakan awal menyebabkan lima penumpang kendaraan meninggal dunia, sementara Hind Rajab dan sepupunya, Layan Hamada, masih dinyatakan selamat.

Militer Israel juga menyebut proses evakuasi menggunakan ambulans Bulan Sabit Merah Palestina sempat dikoordinasikan setelah insiden tersebut terjadi.

“Namun, menurut dugaan yang muncul, saat ambulans tiba di lokasi kejadian, sebuah peluru ditembakkan ke arah kendaraan tersebut, yang mengakibatkan tewasnya dua paramedis yang berada di dalamnya,” sebut militer Israel.

Atas temuan tersebut, militer Israel memutuskan membawa kasus tersebut ke tahap penyelidikan pidana oleh Divisi Investigasi Kriminal Polisi Militer.

“Setelah meninjau temuan-temuan yang ada dan mengingat adanya dugaan kegagalan dalam koordinasi pergerakan ambulans Bulan Sabit Merah Palestina, diputuskan untuk memulai penyelidikan pidana atas insiden tersebut oleh Divisi Investigasi Kriminal Polisi Militer,” kata militer Israel dalam pernyataannya.

Kasus Hind Rajab Terus Jadi Sorotan Dunia

Hind Rajab diketahui berada di dalam mobil bersama sejumlah anggota keluarganya saat berusaha meninggalkan Kota Gaza yang ketika itu menjadi lokasi operasi militer Israel. Kendaraan tersebut kemudian diberondong tembakan hingga sebagian besar penumpangnya meninggal dunia.

Dalam kondisi terjebak di dalam mobil, Hind sempat menghubungi petugas Bulan Sabit Merah Palestina melalui telepon sambil meminta bantuan. Percakapan yang berlangsung selama beberapa jam itu kemudian menjadi salah satu simbol penderitaan warga sipil selama konflik berlangsung.

Tim ambulans sempat diberangkatkan menuju lokasi untuk melakukan penyelamatan. Namun, komunikasi dengan Hind maupun petugas medis terputus tidak lama setelah ambulans tiba di lokasi.

Sekitar 12 hari kemudian, tim penyelamat menemukan jenazah Hind Rajab bersama enam anggota keluarganya. Dua petugas Bulan Sabit Merah Palestina yang sebelumnya dikirim untuk melakukan evakuasi juga ditemukan meninggal dunia.

Kasus tersebut memicu desakan dari berbagai organisasi internasional agar dilakukan investigasi independen. Bahkan, rekaman suara panggilan darurat Hind Rajab kemudian digunakan dalam film dokumenter “The Voice of Hind Rajab” yang berhasil masuk nominasi Academy Awards atau Oscar.

Di sisi lain, Kementerian Luar Negeri Israel menilai dimulainya penyelidikan pidana mencerminkan komitmen negaranya terhadap penegakan hukum.

“Israel menyelidiki secara menyeluruh setiap dugaan pelanggaran, termasuk di tengah perang sengit melawan organisasi jihadis yang berupaya menghancurkannya,” klaim Kementerian Luar Negeri Israel.

Namun, organisasi hukum Hind Rajab Foundation yang berbasis di Brussels menyatakan belum menaruh kepercayaan terhadap proses penyelidikan yang dilakukan militer Israel.

“Penyelidikan yang dilaporkan ini, bahkan jika benar-benar dilakukan, tidak boleh dianggap sebagai langkah nyata menuju keadilan,” tegas organisasi tersebut.

Ilhamsyah Putra

About Author

You may also like

Dunia

Menteri pertahanan Indonesia dan Amerika Serikat kembali bertemu

Jakarta teritorial.com – Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, kembali bertemu dengan koleganya, Menteri Pertahanan Amerikat Serikat, James Mattis, di akhir acara
Dunia

Arab Saudi Gagalkan Serangan Rudal yang Targetkan Bandara

Jakarta territorial.com- Pasukan pertahanan Arab Saudi berhasil menggagalkan serangan rudal yang diluncurkan dari wilayah konflik di Yaman, Sabtu (4/11/2017) malam