Menuju World Class University, UNHAN Lantik Mantan KSAL Jadi Guru Besar

0

Jakarta, Teritorial.Com – Pagi ini Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu Memimpin jalannya Sidang Senat Terbuka Universitas Pertahanan, Pembukaan Studi S3 Ilmu Pertahanan dan Pengukuhan Guru Besar Laksamanan TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio bertempat di kantor Pusat Kementerian Pertahanan RI Jakarta Kamis (25/7/2018).

Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu dalam kesempatannya meyampaikan bahwa hari ini merupakan salah satu pencapaian terbesar UNHAN dengan menambah satu lagi daftar nama Guru Besar Unhan mengawali pembukaan tahun ajaran baru 2018/2019 yang sebentar lagi akan dilaksanakan September mendatang.

Menhan RI mengungkapak bahwa semoga dengan bertambahnya saru gelar nama Guru Besar UNHAN dan dibukanya program doktoral Ilmu Pertahanan diharapakan akan semakin menigkatkan fungsi dan peran stratgis unhan sebagai perguruan tinggi satu-satunya di Indonesia yang bertanggungjawab atas perkembangan ilmu pertahanan di Indonesia.

Ryamizard berharap bahwa pengangkatan Guru Besar tersebut akan menjadi bagian dari Penghormatan terhadap karya dan upaya yang telah didedikasikan oleh Laksamana Marsetio dalam kemajuan Ilmu Pertahanan Khususnya dalam bidang Kemaritiman. Adapun menhan juga mengingatkan bahwa Unhan harus dapat merespon segala bentuk perubahan kondisi geopolitik kawasan hingga global, serta memiliki kredibilitas dan kapabilitas yang tinggi dalam kepemahaman tentang prospek Keamanan Nasional.

Selain itu diharapkan UNHAN sebagai Perguruan Tinggi Negeri diharapkan dapat menjadi simbol perubahan dan pembenahan peradaban bangsa menuju Indonesia yang lebih baik. “Khususnya pengangkatan Guru Besar ini akan menjadi simbol peradaban perkembangan ilmu di Indonesia, pada hakekatnya gelar Profesor merupakan pencapaian tertinggi dari dunia pendidikan, yang mana itu berarti Profesor merupakan pendidik yang mencerdaskan masyarakat,” Ujar Menhan RI.

Dibuka oleh Rektor UNHAN Letjen TNI Yoedhi Swastanto, agenda pagi hari ini adalah tentang kenaikan pangkat akademis Jabatan Dosen menjadi Guru Besar di Bidang ilmu budaya teknologi kemaritiman Unhan memgukuhan Laksmana TNI (Purn) Prof. Dr Marsetio menjadi guru besar di fakultas Keamanan Nasional Universitas Pertahanan.

Sama dengan apa yang ditegaskan Menhan RI, Letjen Yoedhi menegaskan bahwa Gelar Guru Besar merupakan bentuk penghargaan setinggi-tingginya terhadap darma bhkati Prof Marsetio di bidang kemaritiman baik masih menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) hingga sekarang ini saat mengajar di Unhan.

Pengukuhan Guru Besar UNHAN juga dibarengi dengan pembukaan pendidikan S3 bidang ilmu pertahanan yang akan diikuti oleh 20 calon Mahasiswa terdiri dari 4 Mahasiwa AD, 2 AL, 2 AU 5PNS dari Lembaga Kementerian terkait dan 7 mahasiswa dari alumni Pascasarjana UNHAN, Pengangkatan Guru besar tersebut merupakan salah satu bentuk dari pencapaian UNHAN menuju Kampus bertaraf Internasional (World Class University ) di tahun 2024. (SON)

Share.

Comments are closed.