Daerahku Headline

Dua Bocah Tewas Tenggelam di Kolam Ponorogo

TERITORIAL.COM, JAKARTA – Peristiwa tragis menimpa dua anak kecil di Desa Madusari, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, pada Rabu (8/4/2026). Kedua korban yang masih berusia sekitar enam tahun ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di kolam bekas galian yang berada tidak jauh dari lingkungan tempat tinggal mereka.

Korban diketahui bernama Arfan (6) dan Aska (6,5). Suasana duka langsung menyelimuti keluarga ketika jenazah keduanya tiba di rumah. Tangis histeris pun pecah, menggambarkan kesedihan mendalam atas kehilangan yang begitu mendadak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat kedua anak tersebut bermain di sekitar kolam yang memiliki kedalaman lebih dari satu meter. Keterbatasan kemampuan berenang membuat mereka tidak mampu menyelamatkan diri saat terjatuh atau masuk ke dalam air.

Bermula dari Waktu Istirahat Mengaji

Sebelum insiden terjadi, Arfan dan Aska diketahui mengikuti kegiatan mengaji di Taman Pendidikan Alquran (TPA) di musala setempat bersama anak-anak lain. Saat waktu istirahat, mereka bersama seorang teman pergi bermain hingga ke area kolam yang lokasinya tidak terlalu jauh.

Diduga, keberadaan ikan di dalam kolam menarik perhatian kedua bocah tersebut. Rasa penasaran membuat mereka mendekat dan akhirnya masuk ke dalam air. Namun situasi berubah menjadi petaka ketika keduanya tidak mampu keluar dari kolam.

Seorang teman yang menyaksikan kejadian tersebut sempat berusaha memberikan pertolongan. Namun, karena juga tidak memiliki kemampuan berenang, upaya itu tidak membuahkan hasil. Anak tersebut kemudian berlari mencari bantuan warga sekitar.

Warga yang menerima laporan langsung bergerak menuju lokasi dan melakukan pencarian. Setelah beberapa saat, kedua korban berhasil ditemukan dalam kondisi tenggelam di dalam kolam.

Satu Korban Sempat Bernapas

Dalam proses evakuasi, salah satu korban diketahui masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Ia sempat dibawa menuju fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pertolongan. Namun, nyawanya tidak tertolong dan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Kapolsek Siman, Nanang Budianto, menyampaikan dugaan sementara terkait penyebab kejadian ini. Ia menilai insiden tersebut terjadi karena korban tidak memiliki kemampuan berenang dan terpancing oleh keberadaan ikan di kolam.

“Dugaannya karena kolam itu ada ikan, anak ini kemudian mau main ikan, kemungkinan masuk ke kolam dan tidak bisa berenang. Temannya juga mau membantu namun tak bisa berenaang,” ujarnya.

“Total dua korban dengan usia 6,5 tahun,” katanya lagi.

Setelah dilakukan pemeriksaan medis atau visum, jenazah kedua korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat bermain di area yang berpotensi membahayakan seperti kolam atau bekas galian.

Rizki Aminulloh

About Author

You may also like

Daerahku

Kementerian Pertahanan Tinjau Pembangunan Kawasan Perbatasan Di Kalbar

Kalimantan Barat, Teritorial. Com – Kementerian Pertahanan dalam hal ini Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan, pada tanggal 23 sampai dengan 25
Daerahku

Satgas Yonif PR 432 Kostrad Jaga perbatasan RI-PNG

Papua Barat, Teritorial.com- Prajurit Satgas Yonif PR 432, akhir november tiba desember awal langsung menempati jajaran pos sepanjang perbatasan sekotr