TERITORIAL.COM, JAKARTA – Pemerintah Kota Pekanbaru menunjukkan keseriusannya dalam mengaktifkan kembali kawasan wisata yang sempat terbengkalai selama bertahun-tahun. Upaya ini diwujudkan melalui peresmian ulang Bumi Perkemahan Tunas Kencana yang berada di kawasan Danau Bandar Kayangan pada Sabtu (2/5/2026).
Wali Kota Agung Nugroho menyampaikan bahwa langkah ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari program jangka panjang yang dirancang berkelanjutan. Pemerintah kota ingin memastikan kawasan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kegiatan ini kami rancang sebagai agenda berkelanjutan. Jika memberikan manfaat, tentu akan kami lanjutkan ke depan,” ujar Agung.
Area Bumi Perkemahan Tunas Kencana sendiri memiliki luas sekitar 150 hektare dan direncanakan menjadi Ruang Terbuka Hijau Biru (RTHB). Konsep ini menggabungkan fungsi estetika, ekologi, serta aktivitas sosial dalam satu kawasan terpadu.
Wisata Alam Baru untuk Warga Pekanbaru
Pengembangan kawasan ini diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin menikmati wisata alam tanpa harus bepergian ke luar kota. Danau Bandar Kayangan yang sebelumnya kurang terawat kini telah ditata ulang menjadi destinasi yang lebih menarik dan layak dikunjungi.
Menurut Agung, kehadiran ruang publik ini akan memberikan alternatif rekreasi yang terjangkau sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga. Selain menjadi tempat bersantai, kawasan ini juga dirancang sebagai sarana edukasi lingkungan.
“Sekarang masyarakat tidak perlu jauh-jauh. Di sini sudah ada tempat wisata alam yang bisa dinikmati bersama keluarga,” kata Agung.
Peresmian kawasan tersebut turut diisi dengan berbagai kegiatan yang melibatkan generasi muda, khususnya anggota Pramuka. Ratusan peserta mengikuti kegiatan Perkemahan Peduli Lingkungan yang digelar di lokasi tersebut.
Edukasi Lingkungan dan Aktivitas Sosial Jadi Fokus
Beragam aktivitas turut memeriahkan peresmian ini, mulai dari penanaman pohon, pelepasan burung, penebaran benih ikan, hingga kegiatan outbound dan pemutaran film bersama. Kegiatan ini diikuti sekitar 300 peserta dari Kwartir Pramuka.
Agung bahkan ikut berkemah bersama para peserta, termasuk jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) dan pihak terkait lainnya. Ia menyebut bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian lingkungan sejak dini.
Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang Pramuka Kota Pekanbaru, Sulastri, menilai bahwa kegiatan perkemahan memiliki peran penting dalam pembentukan karakter generasi muda. Menurutnya, interaksi langsung dengan alam dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kebersamaan.
“Merawat alam sama dengan merawat masa depan. Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar tanggung jawab, kebersamaan, dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.
Ke depan, kawasan Bumi Perkemahan Tunas Kencana diharapkan berkembang menjadi pusat kegiatan pendidikan, pembinaan generasi muda, serta aktivitas sosial masyarakat. Pemerintah kota juga menargetkan kawasan ini menjadi salah satu ikon wisata alam unggulan di Pekanbaru.

