Daerahku Headline

Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran Lahan 300 Meter Persegi di Pulau Tidung

Petugas Gulkarmat berupaya memadamkan kebakaran lahan yang terjadi di Pulau Tidung, Kabupaten Kepulauan Seribu, pada Selasa (27/10/2026). ANTARA/HO-Gulkarmat Jakut dan Kepulauan Seribu.

Jakarta, TERITORIAL.COM– Kebakaran lahan seluas 300 meter persegi terjadi di Jalan Kampung Baru, Kelurahan Pulau Tidung, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Jakarta, Selasa (27/10/2026) pagi. Kebakaran tersebut diduga dipicu puntung rokok yang dibuang sembarangan.

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, mengatakan api membakar area yang ditumbuhi alang-alang.

“Untuk dugaan penyebab kebakaran ini akibat puntung rokok yang dibuang sembarangan dan memicu terjadinya penyalaan api,” kata Gatot di Jakarta, Selasa.

Peristiwa itu pertama kali diketahui warga yang sedang melintas di sekitar area makam pada pukul 05.30 WIB. Melihat lahan terbakar, warga sekitar sempat berusaha memadamkan api secara mandiri.

Namun, api semakin membesar sehingga tidak mampu dikendalikan warga. Mereka kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Delapan Personel Dikerahkan untuk Memadamkan Api

Menindaklanjuti laporan warga, petugas Gulkarmat mengerahkan gerobak motor dan pompa apung portabel ke lokasi kebakaran. Proses pemadaman dimulai pada pukul 05.45 WIB.

Petugas bekerja bersama masyarakat untuk mengendalikan kobaran api agar tidak terus meluas ke area sekitarnya. Setelah sekitar 45 menit penanganan, api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 06.30 WIB.

Gatot menyebut delapan personel pemadam kebakaran terlibat dalam proses penanganan tersebut dengan bantuan warga setempat.

Tidak ada informasi mengenai korban jiwa maupun nilai kerugian akibat kebakaran tersebut dalam keterangan yang disampaikan.

Kebakaran Lahan Jadi Perhatian di Kepulauan Seribu

Kebakaran di Pulau Tidung menambah perhatian terhadap risiko kebakaran di area terbuka, terutama yang ditumbuhi alang-alang atau dipenuhi material mudah terbakar.

Sebelumnya, Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu mencatat 65 kejadian kebakaran selama periode 1 Juli hingga 15 September 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 35 kejadian berlangsung di area terbuka, seperti lahan beralang-alang dan lokasi penumpukan sampah.

Khusus pada 1–15 September 2026, tercatat 15 kejadian kebakaran, dengan 11 di antaranya berkaitan dengan alang-alang dan sampah. Data tersebut menunjukkan bahwa kebakaran di area terbuka menjadi salah satu hal yang perlu diwaspadai masyarakat. (Sumber: Beritajakarta dan ANTARA).

Warga Diminta Tidak Membuang Puntung Rokok Sembarangan

Gatot mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Warga diminta tidak membuang puntung rokok yang masih menyala sembarangan dan menghindari pembakaran sampah di area terbuka.

Selain itu, masyarakat diimbau memeriksa instalasi listrik di rumah secara berkala untuk mengurangi risiko korsleting. Penyediaan alat pemadam api ringan (APAR) juga disarankan sebagai langkah awal menghadapi kebakaran kecil, selama situasi masih aman untuk ditangani.

Jika melihat kebakaran, warga sebaiknya segera melapor kepada petugas dan tidak memaksakan diri memadamkan api yang sudah membesar. Pelaporan sejak dini dapat membantu petugas melakukan penanganan lebih cepat dan mengurangi risiko api meluas.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa puntung rokok yang dianggap sepele dapat menimbulkan bahaya ketika dibuang di dekat rumput kering atau bahan lain yang mudah terbakar.

Kayla Dikta Alifia

About Author

You may also like

Daerahku

Kementerian Pertahanan Tinjau Pembangunan Kawasan Perbatasan Di Kalbar

Kalimantan Barat, Teritorial. Com – Kementerian Pertahanan dalam hal ini Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan, pada tanggal 23 sampai dengan 25
Daerahku

Satgas Yonif PR 432 Kostrad Jaga perbatasan RI-PNG

Papua Barat, Teritorial.com- Prajurit Satgas Yonif PR 432, akhir november tiba desember awal langsung menempati jajaran pos sepanjang perbatasan sekotr